FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Terdampak Banjir, Air dari 51 Sumur Warga Sidomulyo Jember Tak Layak Konsumsi

Peristiwa     Dibaca : 122 kali Penulis:
Terdampak Banjir, Air dari 51 Sumur Warga Sidomulyo Jember Tak Layak Konsumsi
FaktualNews.co/hatta
Sebanyak 20 Relawan Tim Wash PMI Jember menguras sumur warga.

JEMBER, FaktualNews.co – Sedikitnya 51 sumur warga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, kotor airnya akibat terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Akibatnya, warga harus mencari ke desa sebelah atau sumur warga lainnya, guna mendapatkan air bersih, yang tidak terdampak banjir.

Terkait kondisi tersebut, relawan tim Wash PMI Jember bersama warga gotong-royong melakukan kegiatan pengurasan sumur.

Mahroji, warga setempat, kondisi sumur kotor akibat banjir yang merendam ratusan permukiman warga beberapa waktu lalu.

“Air sumur itu kotor dan keruh. Warnanya kekuningan dan berbau. Jadi tidak bisa dipakai. Itu dampak terendam banjir dari Sungai Tanggul Rabu (10/11/2021) lalu,” kata Mahroji dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/11/2021).

Pasca-banjir itu, kata Mahroji, warga sudah berupaya membersihkanya, khususnya untuk sumur warga.

“Tapi tidak semua bisa diatasi, karena keterbatasan alat dan banyaknya sumur yang terdampak. Alhamdulillah kemudian dibantu dari PMI ini. Sebelumnya juga dari Polres Jember,” katanya.

Senada dengan Mahroji, perangkat Desa Sidomulyo Totok Mujiarto membenarkan banyaknya sumur warga yang terdampak banjir, sehingga airnya kotor.

“Memang banyak yang kotor, dan untuk kebutuhan air bersih juga sulit. Dengan adanya bantuan pembersihan dari PMI, ya alhamdulillah. Sebelumnya dari Polres Jember juga membantu membawakan air bersih pakai mobil besar kayak tank itu,” katanya.

Bantuan dari PMI Jember yang mengerahkan 20 relawan tim Wash itu merupakan bentuk perhatian dari PMI yang dinilai baik oleh warga.

“Kita harap semua sumur milik warga yang kotor dan bau ini bisa normal kembali dan secepatnya bisa digunakan kembali. Selain menguras, kita juga beri tawas agar air tidak keruh dan kembali jernih,” kata Kepala Unit Markas PMI Jember Rupianto.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono