Gaya Hidup

Penyebab Kulit Wajah Berminyak dan Tips Perawatannya

SURABAYA, FaktualNews.co – Kulit yang mengkilap akibat kelebihan zat minyak (sebum) yang diproduksi oleh kelenjar sebasea kerap menjadi keluhan banyak orang. Kulit menjadi terlihat kusam dan kecerahannya pudar.

Dokter Farahdissa ketika menjawab keluhan netizen di SehatQ soal kulit wajah yang berminyak mengatakan, minyak pada wajah sebenrnya diperlukan untuk menjaga agar wajah tetap lembab.

“Sebum berfungsi untuk melembabkan kulit, mencegah kulti menjadi kering dan gatal, melawan bakteri yang menumpuk di kulit,” jelas Farahdissa.

Lebih jauh dia menyatakan, sebum adalah minyak yang tidak larut air yang memang dibutuhkan kulit namun jika berlebih dapat memicu timbulnya bakteri.

Lalu apa penyebab berlebihnya produksi sebum dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini ulasan menarik yang ditulis Arif Putra di SehatQ.

Penyebab minyak berlebih pada wajah

Ada berbagai penyebab wajah berminyak yang dapat terjadi. Beberapa di antaranya memang nampak mustahil untuk dicegah.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab muka berminyak agar cara mengatasinya dapat dilakukan dengan tepat.

Adapun berbagai penyebab wajah berminyak adalah sebagai berikut.

1. Faktor genetik

Salah satu penyebab wajah berminyak yang umum terjadi adalah akibat faktor genetik atau keturunan yang berasal dari keluarga.

Jadi, apabila salah satu pihak orangtua memiliki muka berminyak, anaknya pun kemungkinan memiliki jenis kulit serupa.

2. Faktor usia

Kelompok remaja dan orang dewasa muda umumnya paling sering mengeluhkan muka berminyak.

Bahkan, kelenjar sebasea dapat memproduksi sebum mencapai 500% ketika seseorang memasuki masa pubertas. Namun, seiring bertambahnya usia, kulit akan kehilangan protein pada kulit, termasuk kolagen.

Akibatnya, produksi sebum akan menurun sehingga kulit akan terasa lebih kering. Tak ayal bila tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan garis halus, akan mulai bermunculan.

3. Pori-pori wajah membesar

Pori-pori wajah besar bisa menjadi penyebab wajah berminyak. Hal ini karena pada wajah berminyak, kelenjar sebasea akan menghasilkan sebum atau minyak alami yang lebih banyak.

Pori-pori wajah bisa membesar akibat pertambahan usia, perubahan berat badan, maupun ketidakcocokan kulit terhadap penggunaan produk perawatan kulit tertentu.

4. Perubahan cuaca

Seseorang yang tinggal atau sedang berada di lokasi yang cuaca atau iklim yang panas dengan kelembapan udara yang tinggi, berisiko untuk membuat kulit semakin berminyak. Kulit juga cenderung mengkilap pada saat musim panas.

5. Ketidakseimbangan hormon

Ketidakseimbangan hormon dapat membuat kelenjar minyak memproduksi sebum berlebihan sehingga menjadi penyebab wajah berminyak.

Kondisi ini biasanya muncul karena menstruasi, kehamilan, menopause, penggunaan alat kontrasepsi, dan berbagai faktor lainnya.

6. Melewatkan penggunaan pelembap

Pemilik kulit berminyak seringkali menganggap bahwa penggunaan moisturizer dapat membuat kulit wajah berminyak. Padahal, moisturizer untuk kulit berminyak sangat penting menjaga kelembapan kulit dan tetap terhidrasi dengan baik.

Terlebih jika Anda sehari-hari menggunakan obat jerawat mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida. Penggunaan pelembap bisa mencegah kulit kering akibat pengobatan jerawat.

7. Membersihkan wajah secara berlebihan

Mencuci muka dan mengeksfoliasi wajah merupakan rangkaian perawatan kulit yang tak kalah penting bagi pemilik kulit berminyak.

Namun, jika mencuci muka dilakukan terlalu sering, kelenjar sebasea justru meresponsnya sebagai suatu kondisi darurat. Akibatnya, sebum atau minyak alami pada kulit akan diproduksi lebih banyak.

8. Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat

Penyebab wajah berminyak juga dapat dipicu oleh penggunaan produk skincare yang tidak tepat. Misalnya, Anda memiliki kulit berminyak, tetapi justru menggunakan produk perawatan kulit yang ditujukan untuk kulit kering.

9. Terlalu banyak mengonsumsi makanan indeks glikemik tinggi

Bagi sebagian orang, konsumsi makanan tinggi indeks glikemik tinggi, seperti gula, karbohidrat, dan lemak jenuh, dapat menyebabkan produksi sebum menjadi aktif. Inilah yang menjadi penyebab wajah berminyak selanjutnya.

Selain itu, makanan indeks glikemik tinggi juga berisiko meningkatkan kadar androgen pada tubuh sehingga menyebabkan hormon menjadi tidak seimbang.

10. Stres

Stres yang tidak terkendali juga dapat menyebabkan kulit berminyak terjadi. Pasalnya, saat seseorang mengalami stres, produksi hormon kortisol akan meningkat. Akibatnya, kulit akan memproduksi lebih banyak yang berisiko memicu munculnya masalah kulit lain.

Tips Perawatan kulit berminyak

Tidak mudah untuk mengatasi kondisi kulit wajah berminyak sepenuhnya. Namun, Anda bisa melakukan berbagai cara merawat kulit berminyak di bawah ini untuk mengurangi kadar minyak pada kulit wajah.

Dengan ini, masalah kulit lain yang berisiko menyumbat pori-pori atau menyebabkan jerawat bisa dicegah. Berikut adalah perawatan kulit berminyak yang dapat dilakukan.

1. Cuci muka secara rutin

Salah satu cara merawat kulit berminyak adalah mencuci muka secara rutin. Anda bisa mencuci muka maksimal 2 kali sehari.

Usahakan untuk menghindari penggunaan sabun cuci muka dengan kandungan yang bisa mengiritasi kulit wajah. Misalnya, mengandung wewangian, alkohol, atau kandungan yang terlalu kuat lainnya. Pasalnya, berbagai kandungan ini dapat memproduksi sebum lebih banyak.

Sebagai solusinya, gunakan sabun cuci muka dengan kandungan yang lembut. Contohnya, pencuci muka untuk kulit berminyak yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.

Saat cuci muka, Anda bisa menggunakan air suam-suam kuku atau air hangat guna membilas wajah.

Hindari suhu air yang terlalu panas atau dingin karena bisa membuat kulit kering sehingga produksi sebum bisa semakin banyak.

2. Oleskan pelembap

Orang dengan jenis kulit berminyak mungkin menghindari penggunaan pelembap karena dianggap bisa membuat kulit semakin terlihat lebih berminyak. Faktanya, menggunakan pelembap yang tepat merupakan cara merawat kulit wajah berminyak yang dianjurkan.

Bagi Anda yang memiliki kulit wajah berminyak, pilihlah jenis pelembap untuk kulit berminyak tanpa kandungan minyak atau berbahan dasar air guna menjaga kulit tetap lembap tanpa terasa berminyak.

Selain itu, carilah label “bebas minyak” atau “oil free” dan “noncomedogenic” atau tidak rentan menyumbat pori-pori.

3. Gunakan sunscreen atau tabir surya

Perawatan kulit berminyak lainnya yang harus dilakukan adalah rutin menggunakan sunscreen atau tabir surya. Sunscreen bertujuan mencegah kulit keriput dan flek hitam akibat paparan sinar matahari secara berlebihan.

American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk menggunakan tabir surya mengandung zinc oxide dan titanium dioksida.

Usahakan untuk menghindari penggunaan sunscreen yang mengandung minyak dan wewangian. Gunakan sunscreen untuk kulit berminyak dengan SPF 30 secara rutin setelah menggunakan pelembap setiap sebelum pergi beraktivitas di luar rumah.

4. Pakai blotting paper atau kertas minyak

Perawatan kulit berminyak yang tak kalah penting adalah menggunakan blotting paper atau kertas minyak.

Meski fungsi kertas minyak wajah tidak dapat mengontrol produksi sebum pada kulit, cara merawat muka berminyak ini dapat berfungsi menyerap minyak berlebih pada kulit sepanjang hari.

5. Gunakan masker wajah

Penggunaan masker wajah juga dapat menjadi cara menghilangkan muka berminyak. Anda bisa menggunakan masker wajah yang ditujukan untuk kulit berminyak atau masker wajah alami yang terbuat dari madu, oatmeal, dan clay (lumpur).

Anda juga bisa menggunakan masker putih telur untuk mengurangi produksi minyak berlebih di wajah.

Bila perlu, campurkan putih telur dengan air perasan lemon. Kandungan vitamin C pada air lemon diyakini mampu membuat kulit lebih sehat.

6. Gunakan produk perawatan wajah khusus kulit berminyak

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penggunaan produk perawatan wajah yang tidak tepat bisa membuat kulit berminyak terjadi. Maka dari itu, penting menggunakan produk perawatan kulit berminyak sebagai cara mengatasinya.

Umumnya, perawatan wajah yang dirancang khusus untuk kulit berminyak bebas minyak dan tidak rentan menyumbat pori-pori.

7. Lakukan eksfoliasi kulit

Melakukan eksfoliasi secara rutin dapat menjadi cara merawat wajah berminyak. Eksfoliasi wajah dilakukan dengan mengangkat sel kulit mati yang menjadi penyebab pori-pori tersumbat.

Cara merawat kulit berminyak ini juga bisa untuk mencegah munculnya masalah jerawat. Selain itu, eksfoliasi juga dapat membantu mengecilkan pori-pori wajah.