FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Perkiraan Ahli, Situs Pandegong Jombang Tempat Ibadah Sebelum Zaman Majapahit

Sosial Budaya     Dibaca : 192 kali Penulis:
Perkiraan Ahli, Situs Pandegong Jombang Tempat Ibadah Sebelum Zaman Majapahit
FaktualNews.co/Diana Kusuma
Penampakan bangunan kaki candi di Situs Pandegong, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Minggu (21/11/2021).

JOMBANG, FaktualNews.co – Pada hari kesepuluh atau hari terakhir ekskavasi Situs Pandegong di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, tim penggalian berhasil menampakkan sebuah struktur bangunan kaki candi yang diperkirakan dari masa sebelum kerajaan Majapahit.

“Di hari kesepuluh, saat ini hanya terlihat bagian kaki candi, sementara bagian atasnya sudah hilang, struktur ini terlihat empat sisi yang punya struktur candi dengan arca-arca yang diletakkan,” kata Pamong Budaya Ahli Pratama yang juga koordinator penggakian BPCB Jawa Timur, Albertus Agung Vidi Susanto Minggu (21/11/2021).

Menurut Albertus Agung Vidi Susanto, situs Pandegong merupakan struktur candi yang dulunya adalah tempat ibadat.

“Untuk pendalaman, makanya kita juga membuka lingganya untuk mengetahui sejauh mana keberadaan candi sebagai pertimbangan. Ini tempat suci peribadatan. Bukan bangunan yang dipuja, tapi ada simbol dewa yang dipuja,” ungkapnya.

Menurut Pamong Budaya Ahli Pratama lain, Andi Muhammad Said, bangunan candi yang menyisakan kaki candi tersebut diperkirakan sudah ada sebelum kerajaan Majapahit

“Pada masa kerajaan apa kita belum menemukan secara utuh, tapi untuk langkah awal kami beranggapan lebih tua dari Majapahit, bahkan lebih tua dari sebelumnya tapi kita masih memperkirakan,” terangnya.

Said mengatakan, keberadaan candi yang ditemukan di Situs Pandegong ini tidak ada dalam catatan Belanda.

“Itu zaman Belanda tidak tahu, tidak ada dalam data Belanda seperti temuan lain. Kerusakan badan candi lebih 50%, tingginya sepohon. Denahnya unik tidak sama dengan bangunan candi pada umumnya,” jelasnya.

Begitupun dengan masyarakat sekitar yang menurut Said tidak mengetahui keberadaan candi di Situs Pandegong.

“Masyarakat awalnya tidak tahu dan menyadari kalau ada candi, hanya diketahui ada punden. Namun publik harus tahu setelah kita lakukan penggalian secara arkeologis ditemukan candi dengan arca Mahakala dan Nandiswara, simbol penjaga pintu masuk bangunan. Namun candi hanya tersisa kakinya sementara badan sudah hancur semua,” tandas Said memungkasi.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh