FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Jalan Antar-Kecamatan Sepanjang 5 Kilometer di Jember Rusak Parah

Peristiwa     Dibaca : 135 kali Penulis:
Jalan Antar-Kecamatan Sepanjang 5 Kilometer di Jember Rusak Parah
FaktualNews.co/hatta
Kondisi jalan berlubang dan rusak di Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Jalan beraspal yang menghubungkan Kecamatan Mumbulsari dengan Tempurejo rusak parah. Menurut warga, jalan sepanjang kurang lebih 5 kiloeter itu banyak yang berlubang.

Lubang jalan di jalanan tersebut bervariasi, ada yang berdiameter 20 – 30 sentimeter dan kedalaman sekitar 5 – 10 sentimeter.

Warga berharap ada perbaikan, karena jalan penghubung itu akses yang banyak digunakan warga saat beraktifitas.

“Dari arah Lengkong (Mumbulsari), di sana memang parah sekali, terus sampai Tempurejo sini. Minta ampun, sering terjadi kecelakaan,” kata Imam, warga Desa Curah Takir, Kecamatan Tempurejo Selasa (23/11/2021).

Kata Imam, saat terjadi hujan banyak genangan air di jalan dan berlubang. Sehingga membahayakan saat banyak warga melintas.

“Saya sering lewat sini untuk jualan pisang ke Pasar Pelita (Kecamatan Kaliwates). Saya berangkat dari rumah pukul 3 dini hari, pulangnya juga lewat jalanan sini,” sambungnya.

Akibat jalan berlubang itu, lanjutnya, jarak tempuh saat menuju kota menjadi lama.

“Kalau malam lebih bahaya lagi, apalagi sekarang hujan. Biasanya kalau lewat sini 1,5 jam. Sekarang bisa 2,5 jam karena harus berjalan pelan dan lebih hati-hati,” ungkapnya.

“Semoga segera ada perbaikan, karena jalan ini sangat penting bagi warga,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari Ibnu Hajar membenarkan perihal rusaknya jalan tersebut. Jalan itu sudah lama rusak dan butuh perbaikan.

“Jalan itu benar rusak lama, kira-kira 3 bulanan lebih, dan yang bisa kami jawab, masih diusulkan (perbaikan),” kata Ibnu.

Ibnu juga mengatakan, jika jalan rusak dan berlubang itu, menghubungkan Desa Lengkong, Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, dengan Desa/Kecamatan Tempurejo.

“Panjangnya kurang lebih 4-5 kilometer. Upaya sementara dari desa adalah menambal lubang itu. Tapi karena sifatnya sementara, kembali berlubang,” katanya.

Sementara untuk diaspal jalan di sekitar Desa Karangrejo, lanjutnya, ada retakan. “Mungkin karena dilewati truk-truk besar,” bebernya.

“Mungkin ke depan usulan kami bisa segera direalisasikan (perbaikan jalan). Karena benar ada banyak kecelakaan, dan jalan ini akses penting bagi warga,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono