FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kemenpan RB Apresiasi Inovasi-Inovasi Lapas Kelas I Surabaya

Peristiwa     Dibaca : 111 kali Penulis:
Kemenpan RB Apresiasi Inovasi-Inovasi Lapas Kelas I Surabaya
FaktualNews.co/alfan imroni
TPM Kemenpan RB saat melihat salah satu innovasi di Lapas Kelas I Surabaya di Porong

SIDOARJO,FaktualNews.co – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya berkesempatan sebagai salah satu sampel verifikasi lapangan (verlap) yang dilakukan Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan-RB yang ada di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim, Selasa (23/11/2021).

Verifikasi lapangan merupakan bagian dari proses meraih Zona Integritas berpredikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi). Dalam verlapnya TPN Kemenpan-RB dihadiri oleh Nadja dan Haris, juga didampingi Marasidin selaku Irwil VI serta Ka Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

Tim dari TPN diajak berkeliling Lapas, dipandu oleh Kalapas serta Ketua Pokja Kafi untuk menjelaskan pembangunan Zona Integritas mulai dari alur pelayanan dan sarana prasarana layanan publik yang ada di depan Lapas sampai semua sudut-sudut Lapas.

“Kami memiliki banyak sekali inovasi-inovasi baik untuk memudahkan warga binaan, pengunjung atau masyarakat sekitar dalam memberikan pelayanan” ujar Kalapas Kelas I Surabaya, Gun Gun Gunawan.

Pada saat berkeliling ke Lapas Kelas I Surabaya Cerdas yang memiliki inovasi Perpustakaan Digital pertama di Lapas/Rutan, TPN menyapa salah satu warga binaan yang sedang asik membaca buku melalui media elektronik disana.

Selama 3 jam, tim terpukau dengan inovasi pelayanan yang diberikan Lapas, pembinaan kepribadian/ kerohanian, maupun produk unggulan yang dihasilkan.

Karena diketahui produk dari Binker Lapas Kelas I Surabaya Produktif seperti Tahu Nigarin dan Mebeler sudah sampai luar daerah bahkan luar negeri.

“Terimakasih kepada semua tim yang hadir maupun teman-teman Lapas Kelas I Surabaya yang telah bekerja keras semoga bisa mendapatkan yang terbaik bagi kita dan organisasi” tutup Gun Gun Gunawan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono