FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Penggali Pasir Milik Kades di Banyuwangi, Tewas Tertimpa Tanah

Peristiwa     Dibaca : 262 kali Penulis:
Penggali Pasir Milik Kades di Banyuwangi, Tewas Tertimpa Tanah
FaktualNews.co/Abdul Konik.
Lokasi tambang pasir manual milik Kades Sumberbulu, Banyuwangi,  yang menelan korban pekerjanya.

BANYUWANGI, FaktualNews.co – Nasib nahas menimpa Imam Safi’i (37) penggali pasir manual warga Dusun Sumberbulu Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Pasalnya, pria ini meninggal Senin (29/11/2021) pagi meninggal dunia, karena tertimpa longsoran tanah yang digalinya setinggi 3 meter.

Korban Imam Safi’i setiap hariannya sebagai penggali pasir milik Sarengat Ma’aruf yang tak lain adalah Kepala Desa Sumberbulu. Lokasi tambang galian pasir tersebut tak jauh dari rumahnya.

Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan, membenarkan adanya seorang pekerja penggali pasir manual milik kepala Desa Sumberbulu, yang meninggal akibat tertimpa tanah yang di galinya.

“Iya memang benar tadi pagi ada pekerja penggali pasir secara manual yang meninggal dunia karena tertimbun longsoran pasir,” katanya.

Iptu Eko menjelaskan, awalnya korban tersebut berangkat dari rumah ke tempat ia bekerja di temani istrinya sekitar pukul 05.00 pagi, sesampainya di lokasi ia langsung menggali.

“Ketika sampai langsung bekerja menggali, dan istrinya menunggu di gubuk tempat biasa beristirahat di sekitar lokasi. Selang beberapa waktu tanah yang digalinya mendadak runtuh hingga menimpa korban, mengetahui suaminya tertimpa reruntuhan tanah. Istrinya berusaha menolongnya. Namun karena kesulitan, dia berteriak minta tolong, “jelasnya.

“Warga yang mendengar teriakan langsung mengevakuasi korban dan menggalinya, namun korban sudah tidak tertolong lagi,”sambung Eko.

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan medis korban mengalami pendarahan aktif dari dalam mata kiri, hidung dan mulut.

“Terdapat luka di bagian bibir, serta luka lecet di kaki kirinya, luka lebam di bagian leher serta dada atas. Pihak keluarga menolak untuk diautopsi dan segera dimakamkan,” pungkasnya.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin