Advertorial

Segera Rampung, Warga Terdampak Bendungan Semantok Nganjuk Bakal Tempati Hunian Baru

NGANJUK, FaktualNews.co – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Nganjuk memastikan bahwa hunian baru untuk warga terdampak Bendungan Semantok di Desa Sambikerep dan Desa Tritik Kecamatan Rejoso, Nganjuk segera rampung.

Dengan demikian, warga terdampak tersebut akan segera menempati hunian baru yang disediakan pemerintah.

“Tinggal menghitung hari, sekitar kurang lebih lima hari ke depan akan dilakukan serah terima kepada pemerintah daerah (Pemda) Nganjuk,” kata Agus Frihannedy, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Nganjuk.

Agus menjelaskan, pembangunan perumahan untuk warga terdampak Semantok sudah mencapai 94 persen. Adapun lahan relokasi warga terdampak totalnya seluas 39,7 hektare.

Dari jumlah tersebut, lahan seluas 3 hektare di antaranya telah diuruk pada tahun 2020 lalu, dengan anggaran Rp 7,12 miliar. Sisanya lahan seluas 36,7 hektare direncanakan akan diuruk pada tahun ini.

“Setelah memasuki tahap pembangunan, beberapa rumah berdiri di lahan kurang lebih 29 hektare,” ujar Agus.

Agus menambahkan, masyarakat terdampak Semantok juga mendapatkan ganti rugi yang sepadan. Berupa uang dan saat ini hunian.

“Hunian mereka yang lama sudah diganti rugi tunai oleh pihak pemerintah. Kami juga sudah mempersiapkan 29 hektare ini supaya bisa ditempati warga,” ungkapnya.

Ia memastikan, pihaknya melakukan percepatan pembangunan untuk penyelesaian hunian baru untuk warga terdampak tersebut.

“Kami percepat 15 hari dari target awal. Aman tujuh hari bisa selesai keseluruhannya,” tandasnya.