FaktualNews.co

Semarak Harkannas ke-8 oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim

Advertorial     Dibaca : 1503 kali Penulis:
Semarak Harkannas ke-8 oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim
FaktualNews.co/Dofir
Suasana seminar pada acara peringatan Harkannas di Dyandra Convention Center Surabaya.

SURABAYA, FaktualNews.co – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan serangkaian acara dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas). Acara tersebut berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari 23 hingga 25 November 2021.

Acara yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center Surabaya ini, mengundang banyak perhatian publik. Pada hari pertama dilangsungkan seminar Ngopi Asik (Ngobrol Pintar Bersama Pakar Pesisir dan Kelautan) dengan tema Sinergitas Perencanaan, Pemanfaatan dan Pegawasan Ruang Laut Menuju Ketersediaan Sumberdaya Lestari.

Dalam seminar ini, mengundang enam narasumber dan seorang narasumber utama, yaitu Bapak Suharyanto selaku Direktur Perencanaan Ruang Laut KKP. Seminar ini berhasil mendatangakn lebih dari 100 peserta.

Adapun acara seminar lainnya pada hari itu yakni, Seminar Go Budidaya! Dunia Dalam Genggaman. Dalam seminar ini menghadirkan enam narasumber dan seorang narasumber utama, yaitu Bapak Helmi Yudiarsafran Zuna, selaku Koordinator Ikan Hias Ditjen Perikanan Budidaya, KKP. Seminar yang membahas potensi udang, kerang mutiara dan ikan hias untuk menjadi komoditas ekspor Indonesia ini, dihadiri oleh lebih dari 300 peserta.

Di hari kedua, juga dilangsungkan acara talkshow dengan tema “Menguak Potensi Dalam Digital Marketing”. Materi yang disampaikan mengenai pentingnya informasi nilai gizi (nutrition fact) pada label pangan produk perikanan, narket outlook dan pelatihan pemasaran digital. Pada talkshow ini mengundang narasumber dari berbagai pihak, seperti BPOM, Blibli.com dan Tokopedia.

Di hari terakhir, dilangsungkan seminar nasional mengenai pengelolaan perikanan terukur pada wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia dengan tiga narasumber dan  seorang narasumber utama, yaitu Bapak Trian Yunanda. Seminar yang membahas mengenai wilayah penangkapan ikan ini menarik perhatian lebih dari 300 peserta, baik secara online maupun offline.

Beberapa pembahasan yang disampaikan pada seminar ini adalah rencana pengelolaan perikanan tangkap terukur dari status terkini stok perikanan pada WPP-NRI, kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan kelautan dan perikanan, kontribusi akademisi dalam memperkuat kebijakan perikanan tangkap berbasis ilmiah, peran kemitraan para pihak dalam pengelolaan perikanan tangkap berkelanjutan dan tolak ukur (parameter) perikanan tangkap berkelanjutan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan temu bisnis dan forum investasi yang dihadiri lebih dari 200 peserta, baik secara offline maupun online. Acara ini disambut hangat oleh beberapa pejabat, diantaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bapak Drajat Irawan, Kepala Dinas PMPTSP, Bapak Aris Mukiyono, Direktur Perencanaan Ruang Laut Dirjen PRL – KKP Bapak Suharyanto dan Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSKP – KKP Bapak Catur Sarwanto.

Pada Acara temu bisnis dan forum investasi ini juga menghadirkan empat narasumber lainnya dan menghadirkan lebih dari 100 pelaku usaha, lebih dari 30 investor dan lebih dari 35 stakeholder.

Kegiatan Temu Bisnis dan Forum Investasi diselenggarakan salah satunya untuk meningkatkan investasi Sektor Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Mempertemukan investor dengan pelaku usaha kelautan dan perikanan untuk menumbuhkan kemitraan dan menginformasikan kepada investor terkait Profil Investasi Kelautan dan Perikanan di Jawa Timur untuk menumbuhkan minat investasi.

Dari kegiatan ini didapatkan terfasilitasinya akses pembiayaan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Dana Bergulir (Dagulir) yang disalurkan kepada pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan, Terwujudnya kemitraan antara kelompok pengolah dan pemasar dengan stakeholder terkait dan terkumpulnya minat investasi dari sektor hulu-hilir.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Andrian