FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Libur Nataru, Penumpang di Terminal Purabaya Capai 9 Ribu

Peristiwa     Dibaca : 317 kali Penulis:
Libur Nataru, Penumpang di Terminal Purabaya Capai 9 Ribu
FaktualNews.co/IST
Penumpang di Terminal Purabaya bejibun saat libur Nataru, Dishub Surabaya terjunkan seluruh personelnya

SURABAYA, FaktualNews.co – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajat menyebut, Terminal Purabaya Surabaya (Bungurasih) di Sidoarjo mengalami kenaikan jumlah penumpang saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Sejak tanggal 21 (Desember 2021) itu, grafik penumpang memang mengalami kenaikan. Bahkan, Sabtu (25/12/2021) kemarin, penumpang sampai tembus 9 ribuan, padahal hari-hari sebelumnya hanya di kisaran 5 ribuan,” kata Irvan, Minggu petang (26/12/2021).

Ia juga memastikan, pada saat libur Nataru ini, semua personelnya diturunkan ke lapangan. Bahkan, khusus untuk yang bertugas di Terminal Purabaya, pihaknya sudah menerjunkan 200 personel yang siaga di berbagai titik.

“Kita bersama jajaran kepolisian sudah menyiapkan antisipasi libur Nataru ini jauh-jauh hari. Kita juga sudah sebar semua personel di berbagai titik di Kota Surabaya. Semoga libur Nataru tahun ini lancar dan aman,” harapnya.

Sekadar tahu, Minggu kemarin, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi sempat meninjau Terminal Purabaya di sela kunjungannya ke Surabaya. Di terminal Tipe A tersebut, Menhub meninjau sejumlah tempat, mulai pos pelayanan vaksinasi hingga tes antigen. Bahkan, ia juga sempat menyapa sejumlah penumpang di terminal tersebut.

Pada kesempatan itu, Menhub mengatakanm, tinjauan ini untuk memastikan implementasi pengetatan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan baik. “Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres), perjalanan masyarakat harus dilayani dengan baik dan humanis, namun prokes ketat harus tetap diterapkan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh unsur terkait yang telah menyiapkan pos pelayanan vaksinasi dan tes antigen di Terminal Tipe A Purabaya.

“Saya berharap kepada masyarakat supaya apabila ingin melakukan perjalanan harus tetap menjalankan prokes dengan ketat,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Andrian