FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Wisata Bukit Kayu Putih Mojokerto Diserbu Pengunjung, Akses Jalan Macet

Wisata     Dibaca : 901 kali Penulis:
Wisata Bukit Kayu Putih Mojokerto Diserbu Pengunjung, Akses Jalan Macet
FaktualNews/Muhammad Lutfi Hermansyah/
Foto : Pengunjung memadati tempata wisata Bukit Kayoe Putih di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/1/2021).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Tempat wisata Bukit Kayoe Putih yang terletak di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto diserbu pengunjung pada hari libur Tahun Baru 2022, Sabtu (1/1/2022).

Imbauan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto agar masyarakat tetap di rumah, nampaknya tak efektif. Begitu juga dengan ajakan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Pasalnya warga tetap bepergian ke sejumlah obyek wisata untuk merayakan libur tahun baru 2022.

Berdasarkan pantauan FaktualNews.co, terlihat di akses jalan menuju wisata Bukit Kayoe Putih macet. Arus wisatawan, baik yang menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4, mulai memadati jalan raya sejak pukul 08.00 WIB.

Sementara, di area wisata Bukit Kayoe Putih pun diserbu ribuan pengunjung baik dari Mojokerto maupun luar Mojokerto, seperti Lamongan dan Gresik. .

Pengelola wisata Bukit Kayoe Putih, Rully Efendi mengatakan, pihaknya menerapkan sistem buka tutup karena pengujung hampir overload. Dan juga memastikan pengunjung sudah memakai masker.

“Sekitar 2000 sampai 3000-an (pengunjung) ada. Ditempat wisata kami untuk pertama kali masuk diwajibakan memakai masker. Tahap kedua mereka sudah harus cek temparatur suhu badan. Kemudian kita arahakan memakai handsanitezer,” katanya dilokasi.

Akibat membludaknya pengunjung, terjadi kerumanan dan tidak menjaga jarak di pintu masuk dan di dalam area wisata tersebut.

Kendati demikian, Rully menjelaskan, sudah mengantisipasi terjadinya kerumunan dengan cara membatasi penjualan tiket dan membagi tiga sesi di area kolam renang.

“Tiket kita batasi agar terlalu terjadi kerumunan. Juga tiket area kolam kita bagi menjadi 3 sesi, masing-masing sesi pengunjung hanya bisa bermain air selama 3 jam,” jelasnya.

Rully menambahkan, untuk mengatur arus lalu lintas pihaknya meminta bantuan kepada aparat keamanan setempat.

“Kita juga dibantu aparat keamanan setempat untuk mengatur kelancaran lalu lintas,” imbuhnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid