FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kakek Renta Korban Penipuan Kambing di Kediri, Dibantu Bupati

Peristiwa     Dibaca : 361 kali Penulis:
Kakek Renta Korban Penipuan Kambing di Kediri, Dibantu Bupati
FaktualNews.co/Aji.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat memberikan sepasang kambing kepada Mbah Katimin.

KEDIRI, FaktualNews.co – Iba dan kasihan terhadap  nasib Mbah Katimin (80) warga Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, yang sempat viral di media sosial karena menjadi korban penipuan kambing.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mendatangi rumah mbah Katimin, Rabu (5/1/2022). Kedatangan Bupati Hanindhito ini, untuk memberikan suport dan dukungan semangat kepada mbah Katimin.

“Jadi kedatangan kami untuk memberikan suport kepada mbah Katimin, dan juga mengganti kambing beliau yang hilang karena ditipu,”kata Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Kediri).

Mas Dhito menambahkan, sebelumnya Mbah Katimin menjadi korban penipuan yang dilakukan seorang pria tak dikenal di Pasar Kliwon, Kamis (30/12/2021) akhir Tahun lalu. Mbah Katimin berniat menjual satu ekor kambingnya untuk membeli beras.

“Jadi sudah terjadi kesepakatan, kambing Mbah Katimin dihargai Rp 1.100.000. Dan kambing Mbah Katimin dibawa seseorang dengan alasan akan diambilkan uang. Namun seseorang tersebut justru tidak kunjung kembali,”tambah mas Dhito.

Mas Dhito sengaja memberikan sepasang kambing yang bunting, dengan harapan kambingnya akan beranak-pinak dan menjadi banyak.

“Kami berikan kambing yang sudah bunting. Sehingga nanti kalau dipelihara dengan bagus segara beranak-pinak menjadi banyak,”ujar Mas Dhito.

Usai menerima sepasang kambing, Mbah Katimin sempat menitikkan air mata kebahagiaan. Ia sangat berterima kasih kepada Mas Dhito, yang mau datang kerumahnya dan mengganti kambingnya yang hilang.

“Kami sangat berterimakasih kepada pak bupati. Semoga kambing yang beliau berikan dapat kami rawat dengan baik,”kata Mbah Katimim sambil menitikkan air mata. (aji)

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin