FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pengacara Sayangkan Polda Tetapkan DPO atas Anak Kiai Tersangka Pencabulan di Jombang

Hukum     Dibaca : 154 kali Penulis:
Pengacara Sayangkan Polda Tetapkan DPO atas Anak Kiai Tersangka Pencabulan di Jombang
FaktualNew.co/diana kusuma
Deny Hariyatna, pengacara MSA saat memberikan keterangan kepada awak media.

JOMBANG, FaktualNews.co – Deny Hariyatna, pengacara dari MSA, menyayangkan sikap Polda Jawa Timur atas penetapan DPO (daftar pencarian orang) kepada kliennya, Jumat (14/1/2022) kemarin.

Sebab, keputusan pihak Polda Jatim menerbitkan keterangan surat yang menjadikan kliennya sebagai DPO dan menurutnya tidak berdasar fakta.

MSA sendiri adalah anak kiai di Jombang yang menjadi tersangka pencabulan.

“Sampai ada surat DPO, saya menyesalkan bahwa itu diambil atas dasar keputusan yang salah. Kesalahannya adalah setiap mengambil keputusan harus diambil dari fakta yang sebenarnya,” ungkap Deny, Jumat (14/1/2022) petang.

Pihaknya juga mempertanyakan maksud adanya penerbitan DPO kepada MSA yang ditengarai bermula akibat kejadian datangnya pihak Polda Jatim ke kediaman MSA Kamis (13/1/2022) lalu.

“Mengenai info adanya surat DPO, kami sendiri masih belum paham. Apa yang melatarbelakangi Polda, dikatakan klien kami itu tidak ada di tempat. Sementara ketika mereka hadir, mereka tidak masuk dan dipersilakan masuk pun tidak berkenan,” tambahnya.

Menurutnya, MSA saat itu sedang berada di kediamannya. Deny mengaku dirinya mengunjungi dan membeberkan, MSA dalam keadaan istirahat.

“Pas kami datang, langsung ditemui oleh beliau. Memang beliau sedang istirahat, saya tadi sempat guyon, ngobrol, ya menemani beliau,” bebernya.

Deny Hariyatna juga mengungkapkan adanya pelintiran pembicaraan mengenai keberadaan MSA saat Polda Jatim mendatangi tempat tinggalnya.

“Kami sayangkan adanya pembicaraan yang dipelintir, apalagi situasi dalam proses hukum. Tentunya harus didasarkan oleh fakta, tidak boleh oleh kesimpulan sendiri,” katanya kepada para awak media pada Jumat (14/1/2022) petang.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono