FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Gunung Semeru Lumajang Kembali Erupsi Luncurkan APG Sejauh 4.000 Meter

Peristiwa     Dibaca : 501 kali Penulis:
Gunung Semeru Lumajang Kembali Erupsi Luncurkan APG Sejauh 4.000 Meter
FaktualNews.co/Istimewa.
APG Gunung Semeru Lumajang, dengan luncuran 4.000 meter.

LUMAJANG, FaktualNews.co – Gunung Semeru kembali terjadi erupsi teramati 2 kali letusan. Ketinggian asap warna putih kelebu sekitar 400 – 500 meter, condong ke arah barat daya dan utara.

Teramati 1 kali APG jarak luncur sekitar 4000 meter kearah tenggara dari puncak atau ke arah Besok Kobokan.

Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Gunung Semeru di Gunung Sawur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Mukdas Sofian menjelaskan, kegempaan terjadi letusan 3 kali, amplitudo 18-22 mililiter, durasi 50-80 detik.

“Awan Panas Guguran (APG) 1 kali, amplitudo 25 mililiter, durasi 660 detik dan guguran 2 kali, amplitudo 8-13 mililiter, durasi 35-130 detik”, kata Mukdas Sofian, Minggu (16/1/2022).

Erupsi Semeru juga tercatat adanya hembusan sekali, amplitudo 4 militer, durasi 35 detik. Tremor harmonik 2 kali, amplitudo 3-8 mililiter, durasi 40-45 detik.

Disamping itu erupsi Minggu (16/1/2022) siang pengamatan visual gunung jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Meteorologi Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur laut. Suhu udara 23-29 °C.

“Visual Gunung Semeru jelas hingga kabut 0-ll, asap kawah tidak teramati. Pengamatan meteorologi cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur laut. Suhu udara 23-29 °C,” ucap Mukdas.

Pihaknya berharap rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi, PVMBG dengan status level lll siaga tidak ada masyarakat yang melanggar bisa mengancam keselamatan jiwa.

“Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 Km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 Km dari puncak,”pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin