FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Gedung SDN di Mojokerto Terendam Banjir, Murid Pakai Sandal dan Basah-basahan 

Pendidikan     Dibaca : 399 kali Penulis:
Gedung SDN di Mojokerto Terendam Banjir, Murid Pakai Sandal dan Basah-basahan 
FaktualNews.co/Lutfi.
Kondisi Sekalah Dasar Negeri Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang terendam banjir. 

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Sekolah Dasar Negeri Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir selama dua hari sejak kemarin, Kamis (20/1/2022).

Beruntungnya, banjir tidak sampai masuk ke dalam ruangan kelas. Hanya menggenangi halaman dan lantai depan kelas setingi mata kaki.

Namun, raut wajah ceria tetap terpancar dari murid-murid meski mereka harus melingkis celana dan rok masing-masing. Bahkan beberapa di antara mereka sembari bercanda dan bermain air sampai seragamnya kebasahan.

Akibat banjir tersebut berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Biasannya 15 menit sebelum memulai kegitan belajar mengajar, para murid dan guru terlebih dahulu menggelar literasi pagi di lapangan

Akibat banjir kegiatan tersebut (literasi pagi) tidak terlaksana. Apalagi anak-anak yang seharusnya melakukan pembelajaran olahraga tertunda juga.

Kepala Sekolah SDN Modongan, Ainun sholikha saat ditemui FaktualNews.co, Jumat (21/1/2022), mengatakan, dengan kondisi seperti ini, Ainun memperbolehkan para murid ke sekolah dengan menggunakan sandal. Ia berharap, hujan tidak kembali mengguyur. Sebab khawatir banjir akan semakin naik.

“Mudah-mudahan tidak hujan lagi. Kalau naik khawatir masuk kelas. Namanya anak-anak ya, kalau ada air senang main air, kita maklumi saja,” ujarnya.

Banjir ini di sebabkan sungai kecil tepat di depan sekolahan tersumbat. Sehingga meluap sampai ke jalan raya dan sekolah serta Puskesmas setempat.

Ketua RT 1 RW 4, Dusun/Desa Modongan, Dasun mengatakan, banjir di daerah ini sudah menjadi langganan saat hujan deras.

“Kemarin sore banjir sempat sampai ke betis orang dewasa sampai ke jalan-jalan. Memang di sini sudah langganan,” kataya.

Menurutnya, sungai kecil di Desa Modongan bermuara ke sungai Ngotok. Jika hujan deras dan sungai Ngotok debit airnya meningkat, maka aliran sungai kecil Modongan meluap.

“Disana (sungai Ngotok) kalau sudah penuh, maka disini ikut meningkat dan pasti meluap,” pungkas Dasun.

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin