FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tinggalkan Rumah 3 Hari, Pria di Kediri Ditemukan Meninggal di Areal Tebu

Peristiwa     Dibaca : 350 kali Penulis:
Tinggalkan Rumah 3 Hari, Pria di Kediri Ditemukan Meninggal di Areal Tebu
FaktualNews.co/aji
Petugas mengevakuasi jasad korban dari areal tanaman tebu di Kunjang Kediri

KEDIRI, FaktualNews.co – Meninggalkan rumah selama 3 hari, Sari (66) warga Desa Dungus Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, diketemukan sudah jadi mayat di areal tanaman tebu tengah sawah milik Juwono, warga Dusun Plosokerep Kecamatan Kunjang, Minggu (23/01/2022) siang

Saat ditemukan, korban tertelungkup di areal tanaman tebu dengan tubuh membiru, mengenakan kaos merah kombinasi putih, dan menggunakan topi bahan jins biru.

Kapolsek Kunjang Iptu Ashanik mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh Sunyoto yang sedang mencari rumput di dalam tanaman tebu milik Juwono.

“Saat mencari rumput, saksi Sunyoto mencium bau busuk. Karena penasaran, saksi Sunyoto kemudian mencari sumber bau, dan ternyata berasal dari mayat yang tergeletak di tengah tanaman tebu,” kata Iptu Ashanik, Kapolsek Kunjang.

Mengetahui ada mayat, saksi melaporkan ke Kasun Plosokerep Desa Dungus, Khudus Mugeni, yang selanjutnya melaporkan ke Polsek Kunjang.

“Petugas Inafis Polres Kediri yang datang kemudian melakukan olah TKP dan identifikasi. Dari hasil identifikasi diketahui jika mayat tersebut bernama Sari (66) warga Desa Dungus,” tambah Iptu Ashanik.

Tim Puskesmas Kunjang menyimpulkan, korban murni meninggal dunia secara wajar. Karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Jadi tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan korban dinyatakan meninggal dunia secara wajar,”ujar Ashanik.

Menurut keterangan keluarga, korban pada Jumat (22/01/2022) sekira pukul 18.00 WIB cekcok dengan istrinya, Rinem. Kemudian pamit kepada istrinya untuk mengairi sawah.

Tiga hari tak ada akabar, kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Minggu, (23/01/2022)

“Usai divisum , jasad korban dibawa pulang oleh keluarganya untuk segera dimakamkan,” pihak keluarga juga membuat surat pernyataan,” tutup Iptu Ashanik.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono