FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pantai Bletok, Wisata Alternatif di Jalur Pantura Situbondo

Wisata     Dibaca : 664 kali Penulis:
Pantai Bletok, Wisata Alternatif di Jalur Pantura Situbondo
FaktualNews.co/fatur
Panorama alam Pantai Bletok, Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Selain pantai wisata Pasir Putih, pantai wisata Bletok, Kecamatan Bungatan, Situbondo, juga menjadi jujukan para wisatawan, untuk berlibur bersama keluarga.

Lebih-lebih para wisatawan tidak ditarik biaya tiket masuk untuk berwisata di Pantai Bletok, yang lokasinya tepat di jalur pantura Situbondo. Para wisatawan hanya cukup membayar uang parkir.

Pantauan FaktualNews.co, selain dimanjakan dengan panorama alam yang indah, terutama pada sore di pantai Bletok, para wisatawan juga dapat melihat langsung matahari terbenam atau sunset.

Namun, para wisatawan juga dapat menikmat taman yang sejuk. Bahkan, para wisatawan bisa memilih spot untuk selfi di pantai wisata Bletok, para wisatawan juga bisa melihat puluhan perahu nelayan yang bersandar di pantai wisata Bletok tersebut.

Bahkan, para wisatawan juga dimanja dengan Wifi gratis, sambil menikmati deburan ombak pantai yang dipadukan semburat jingga yang memantul pada permukaan air. nBanyak pemuda atau pengguna jalan yang berhenti untuk sekedar duduk dan menikmati suasana pantai.

Ahmad Fauzi (37), salah seorang travel asal Kota Banyuwangi mengatakan, setiap mengantarkan penumpang wisata religi, dirinya selalu beristirahat di pantai Bletok. Bahkan, para penumpang mengaku senang berhenti dan berlibur di pantai Bletok.

“Selain tidak dipungut biaya untuk tiket masuk, namun panorama alamnya juga indah. Bahkan, fasilitas yang ada di pantai wisata Bletok lengkap, seperti toilet, dan tempat untuk para sopir,” kata Ahmad Fauzi, Minggu (13/2/2022).

Sementara itu, Ahmad Bajuri Saleh Kepala Desa (Kades) Bletok, Kecamatan Bungatan, Situbondo mengatakan, diakui pantai wisata Bletok itu, dikelola oleh Badan Usaha Desa (Bumdes) Sejahtera Bletok.

“Untuk sementara, kami tidak memungut tiket masuk, namun kami hanya mendapat pemasukan dari parkir dan pengelolaan toilet. Meski demikian, pendapatan setiap minggunya mencapai Rp. 1 juta,”ujar Ahmad Bajuri Saleh.

Menurut dia, meski para wisatawan tidak ditarik biaya tiket masuk, namun pihaknya terus melakukan inovasi untuk mengembangkan pantai wisata pantai Bletok.

“Bahkan, kami memanjakan para wisatawan, seperti free Wifi dan berbagai fasilitas yang lain. Selain, di pantai wisata bletok juga ada kafe untuk ngopi para wisatawan,”pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono