FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Viral Video Antre Beli Minyak Goreng Jari Dicelupkan Tinta Biru Mirip Ikut Pemilu

Peristiwa     Dibaca : 346 kali Penulis:
Viral Video Antre Beli Minyak Goreng Jari Dicelupkan Tinta Biru Mirip Ikut Pemilu
Tangkapan layar pembeli minyak goreng usai mencelupkan jari tangannya pada tinta warna biru.

JEMBER, FaktualNews.co – Viral video seorang perempuan menunjukkan jari kelingkingnya usai dicelupkan tinta warna biru, setelah membeli minyak goreng di Supermarket Dira Park Kencong, Jember.

Dalam video berdurasi kurang lebih 10 detik itu, diberikan keterangan tulisan ‘Antri minyak udah kayak pemilihan umum, pake dicelupin tinta’

Dari penelusuran informasi yang dilakukan wartawan, kejadian dalam video tersebut benar terjadi di sebuah supermarket di Jember. Tepatnya di Supermarket Dira Park Kencong, Jember.

Manajemen supermarket membenarkan untuk pembelian minyak goreng, warga yang membeli diberi tinta warna biru pada jarinya. Hal itu sebagai penanda, bahwa telah membeli minyak goreng dan tidak berkali-kali melakukan pembelian.

Sehingga warga khususnya ibu-ibu secara rata mendapat minyak goreng yang diharapkan. “Benar video yang viral di medsos itu dari toko supermarket kami di Dira Park Kencong. Tujuan diberi tinta biru itu, agar tidak terjadi pembelian minyak goreng borongan,” kata Manager Dira Park Kencong Dian Pertiwi saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (20/2/2022).

Adanya kebijakan memberi tinta warna biru itu, kata Dian, diakui mirip dengan kegiatan saat pemilu.

“Mungkin iya mirip. Tapi tujuan kami agar dapatnya rata saat membeli minyak goreng. Jadi masing-masing orang maksimal bisa beli minyak goreng 2 liter. Harganya sesuai instruksi pemerintah per liter Rp14 ribu,” ujarnya.

Dari pengalaman menjual minyak goreng tersebut, lanjutnya, diakui sempat menemui beberapa persoalan. “Sebelum ada kebijakan tinta biru ini, kasihan ibu-ibu yang beli minyak goreng. Datang ke toko kami kehabisan. Belum lagi ada yang rebutan. Tapi kalau pakai tinta ini, semua rata dapatnya,” kata Dian.

Ditanya berapa liter stok minyak goreng yang didapat dari distiributor. Dian mengaku tidak tentu jumlahnya. Karena sesuai dengan yang dikirim dari distributor.

“Kurang lebih 250 karton untuk yang video viral kemarin itu. Itu untuk kemasan 1 liter dan dua liter. Karena barang yang datang (minyak goreng) tidak tentu datangnya ke toko. Pernah datang 100 karton kita jual semua, kita minta berapa ratus karton gitu, gak bisa. Mungkin sudah dibagi-bagikan ke toko-toko lain mungkin ya,” jelasnya.

Dian juga menyampaikan, pihaknya berharap agar ke depan untuk kondisi stok minyak goreng bisa kembali normal.  “Karena kasihan pembeli jika harus antri hanya untuk dapat minyak goreng,” katanya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Aris