FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Puncak HPN 2022, PWI Jombang Beri Anugerah Penghargaan Kepada 9 Desa Terbaik

Peristiwa     Dibaca : 297 kali Penulis:
Puncak HPN 2022, PWI Jombang Beri Anugerah Penghargaan Kepada 9 Desa Terbaik
FaktualNews.co/Diana Kusuma.
Prosesi pemberian penghargaan kepada Desa terbaik dalam HPN 2022 PWI Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co –Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang gelar puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 dengan resepsi dan tasyakuran. Selain itu memberikan anugerah penghargaan kepada 9 desa terbaik di Jombang.

Selain menyemarakkan peringatan HPN tahun 2022, pemberian anugerah penghargaan diberikan kepada 9 desa terpilih.  Dengan dua kategori sesuai indikator yang ditetapkan, untuk memotivasi desa menjadi lebih baik lagi.

Adapun dua kategori tersebut yakni bagi 5 desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital. Serta sebanyak 4 desa terbaik dalam pengolaan wisata di Kabupaten Jombang.

Lima desa terbaik dalam pengelolaan informasi diberikan kepada Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, dan Desa Pulosari, Kecamatan Bareng.

Untuk empat desa terbaik dalam pengelolaan wisata diberikan kepada Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, dan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto

Penyerahan penghargaan berupa sertifikat dan piala tersebut spesial bagi desa yang memperolehnya. Sebab dalam kesempatan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah di halaman Kantor PWI Jombang.

Ketua PWI Jombang, Sutono mengungkapkan, penghargaan ini layak diberikan kepada desa-desa yang aktif dalam mengembangkan informasi digital dan meningkatkan ekonomi daerah melalui pengembangan wisata desa.

“Apresiasi yang mendalam dari kami para wartawan. Karena menurut kami desa yang merupakan usur mendasar yang menghubungan antara pemerintah dengan masyarakat secara langsung,” kata Sutono, Rabu (23/2/2022).

Dalam penilaian dan pemberian anugerah penghargaan itu, PWI Jombang, secara langsung melakukan observasi, meneliti dan mengonfirmasi berbagai pihak.

Acuannya yaitu pada sisi konten, informatif, desain, inovasi dan komitmen pemerintah desa dalam penilaian desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital.

“Setelah melalui musyawarah bersama, ada sebanyak lima desa yang kami anggap layak mendapatkan anugrah penghargaan dari kami,” jelasnya.

Sementara itu, Yusuf Wibisono, Ketua Panitia HPN 2022 menambahkan, penilaian pengelolaan wisata desa terbaik untuk meningkatkan perekonomian daerah merujuk pada destinasi yang ditawarkan, manajemen, pengaruhnya terhadap perekonomian local. Serta komitmen dukungan pemerintah desa untuk menjaga keberlangsungan destinasi wisata yang dimiliki.

“Menurut penilaian kami, ada empat desa yang layak mendapatkan apresiasi sebagai desa desa terbaik di Kabupaten Jombang, dalam pengelolaan wisata,” ujarnya.

Terakhir, pria yang juga menjadi tim juri penilaian desa ini berharap dengan adanya anugrah penghargaan yang diberikan PWI Jombang ini mampu memacu semangat pemerintah desa yang ada di Kabupaten Jombang.

“Untuk menyampaikan informasi digital dengan baik dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengelola wisata desa,”tandasnya.

Tak hanya berakhir pada kegiatan puncak ini saja. Untuk menjawab tantangan diera digital yang menuntut setiap jengkal dunia untuk terlibat dalam arus digitalisasi global.

PWI Jombang tidak ingin generasi muda terjebak pada arus informasi yang menyesatkan ataupun terjebak pada penggunaan internet yang tidak sehat.

“Sebagai bentuk dukungan PWI Jombang terhadap pembangunan generasi yang berkualitas. Kami akan melaksanakan safari jurnalistik dengan sasaran pelajar dan santri di Kabupaten Jombang. Kegiatan ini untuk belajar jurnalistik dan bagaimana berinteraksi menggunakan internet secara sehat,” tegasnya.

Tak lupa, tantangan jurnalisme saat ini hingga masa depan, memerlukan kesiapan pengetahuan dan skill para insan pers. Peningkatan kapasitas wartawan menjadi sebuah keharusan.

“Karena itu, selama tahun ini, kami menyiapkan sejumlah agenda capacity building bagi wartawan pada isu-isu kebencanaan, perspektif perlindungan perempuan dan anak. Serta memperkuat jiwa entrepreneurship melalui studi pengelolan dan pengembangan UMKM,” pungkasnya.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin