FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Berawal Hobi, Petani di Kediri Berhasil Kembangkan Tanaman Hias Langka Harga Jutaan Rupiah

Pertanian     Dibaca : 912 kali Penulis:
Berawal Hobi, Petani di Kediri Berhasil Kembangkan Tanaman Hias Langka Harga Jutaan Rupiah
FaktualNews.co/Aji.
Sujarwo warga Kediri, saat tunjukkan tanaman hias langka hasil kawin silang yang dilakukan.

KEDIRI, FaktualNews.co – Caladium atau keladi hias merupakan tanaman dari jenis talas-talasan yang sejak dulu populer sebagai tanaman hias. Tanaman hias satu ini memiliki corak warna cantik serta beragam.

Seorang petani bernama Sujarwo warga Desa Janti Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, mempunyai koleksi sejumlah keladi hias langka hasil dari penyilangan yang telah dilakukannya.

Tak heran, hasil dari silangan tanaman keladi hias milik Sujarwo ini selalu diburu kolektor hingga luar pulau Jawa dengan harga jutaan rupiah perpohon.

“Jadi kami mempunyai tanaman hias keladi jenis Gumbolo Geni, Cleo Patra, Keladi Lembu Kenanga, Keladi Semar Mesem dan Keladi Kanaya,”jelas Sujarwo, Selasa (1/3/2022).

Dengan memanfaatkan lahan sempit di lantai dua rumahnya, Sujarwo mulai  membudidayakan tanaman hias jenis caladium sejak awal tahun 2018 lalu.

“Jadi saya memang hobi memelihara tanaman hias. Karena saya senang mencoba-coba, kemudian saya kawin silangkan tanaman hias keladi dengan tanaman hias lainnya. Sehingga keluar tanaman hias yang di luaran tidak ada,”tambah Sujarwo.

Ide mengkawin silangkan tanaman ini, berawal dari kurang puasnya jenis keladi yang beredar di pasaran hanya terbatas jenis tertentu. Bapak dua anak ini mencoba menghasilkan jenis baru dengan teknik kawin silang.

“Alhamdulillah usaha saya membuahkan hasil, dan sudah banyak varian jenis baru yang dihasilkan. Namun sayangnya tidak semua jenis baru sempat diberi nama, karena keburu dibeli kolektor,” kata Sujarwo.

Untuk mengkawin silangkan keladi cukup mudah dua indukan keladi yang sudah memilik tongkol bunga cukup dikawin dengan cara serbuk benang sari diambil dan dioleskan ke putik keladi lainya. Kemudian ditunggu sampai menjadi buah selanjutnya biji buah yang sudah tua disemai.

“Mulai proses mengawinkan hingga penyemaian dibutuhkan waktu dua bulan lamanya. Kemudian bibit keladi dipisah dalam pot kecil. Perawatannya cukup mudah, dengan penyiraman secara rutin sehari sekali. Di tempatkan di bawah paranet agar sinar matahari tidak sepenuhnya terkena tanaman.” ujar Sujarwo.

Di galeri milik Sujarwo ini, untuk bibit maupun tanaman keladi remaja yang tergolong langka atau jarang ditemukan di pasaran, dijual antara Rp 750 ribu hingga Rp 2 juta.  Sedang bibit keladi yang umum di pasaran dijual antara Rp 25 ribu hingga Rp 500 ribu.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin