FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tuntut Turunkan Harga Migor dan BBM, Massa PMII Demo di Depan DPRD Kabupaten Kediri

Peristiwa     Dibaca : 256 kali Penulis:
Tuntut Turunkan Harga Migor dan BBM, Massa PMII Demo di Depan DPRD Kabupaten Kediri
FaktualNews.co/Moh Muajijin
Ratusan mahasiswa PMII saat unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Kediri

KEDIRI,FaktualNews.co – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Kediri, Jalan Soekarno-Hatta Kabupaten Kediri, Rabu (13/4/2022).

Dalam aksinya, massa menuntut agar harga sembako khususnya minyak goreng dan BBM segera diturunkan. Karena akibat mahalnya BBM jenis pertamax dan minyak goreng rakyat kecil sangat menjerit dan terjepit.

Dalam orasinya, massa menilai jika kebijakan Pemerintah menaikkan harga BBM, minyak goreng dan menaikkan pajak sangat tidak tepat.

“Harusnya pemerintah bisa berpikir, masyarakat baru saja dilanda pandemi yang jelas ekonominya terpuruk. Ini baru saja lewat masa pandemi tapi harga BBM, minyak goreng dan pajak justru dinaikkan,” teriak orator aksi.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Praman Ketua DPRD Dodik Purwanto dan Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho langsung keluar dan menemui massa, untuk menerima aspirasi dari mahasiswa.

Massa kemudian membakar ban bekas dan menggelar treaterikal yang menggambarkan kesengsaraan rakyat. Yakni rakyat sudah sengsara menjalani hidup, namun mereka juga masih harus membawa beban yang sangat berat, akibat mahalnya sembako dan BBM.

Setelah menemui mahasiswa, Bupati Kediri Hanondhito Himawan Pramana mengatakan, pihaknya dan legislatif menerima semua aspirasi dari massa pendemo.

“Intinya kami menerima aspirasi dari mahasiswa. Namun terkait menurunkan harga BBM, pajak itu kewenangan Pemerintah pusat, dan kita akan meneruskan dan berkirim surat kepada Pemerintah pusat terkait tuntutan dari mahasiswa,” jelas Hanindhito Himawan Pra mana, bupati Kediri.

Usai melakukan teaterikal, massa kemudian membubarkan diri.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono