FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Soal Video Ajaran Sesat, Gus Idris Almarbawi Tabayyun ke PCNU Situbondo dan Minta Maaf

Peristiwa     Dibaca : 1665 kali Penulis:
Soal Video Ajaran Sesat, Gus Idris Almarbawi Tabayyun ke PCNU Situbondo dan Minta Maaf
FaktualNews.co/fatur
Gus Idris bersama dengan Kiai Jais (di tengah) dan Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, di ruang rapat kantor Cabang NU Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Setelah video ajaran sesat yang diunggah akun Facebook (FB) Husain viral di media sosial (medsos), Gus Idris Almarbawi asal Kabupaten Malang selaku pembuat konten yang diunggah youtube, melakukan silaturrahmi dan tabayyun ke PCNU Situbondo, Minggu (17/4/2022).

Dalam tabayyun tersebut Gus Idris meminta maaf atas kegaduhan akibat video yang diedit akun FB Husain tersebut.

Sebelumnya, Gus Idris sempat dilaporkan PC GP Ansor ke Mapolres Situbondo, karena video itu diberi narasi Kyai Syarif asal Situbondo, dan dinilai berpotensi membuat gaduh.

“Kedatangan kami untuk silaturrahmi dan tabayyun. Bahkan, untuk meminta maaf kepada para pengurus PCNU Situbondo. Meski dalam video asli di youtube tidak ada narasi Situbondo, namun karena dalam video yang diunggah akun FB Husain itu diberi narasi Kyai Situbondo, video tersebut viral dan membuat gaduh Situbondo,” ujar Gus Idris, Minggu (17/4/2022).

Menurut dia, sebetulnya konten itu dibuat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Namun dalam membuat konten yang diunggah di youtube tersebut dilakukan tanpa memikir dampak dari konten tersebut, sehingga dirinya menilai konten tersebut belum sempurna.

“Kalau boleh jujur, kita yang sudah bermitra dengan youtube, tentunya kami juga dituntut selalu update setiap hari. Minimal dalam satu hari ada dua video yang diunggah. Kalau tidak begitu algoritma youtube kami akan menurun. Sehingga akhirnya kami tidak sempat untuk berpikir efek sampingnya,” beber Gus Idris.

Gus Idris mengatakan, dalam tabayyun ke PCNU Situbondo, yang dihadiri Kapolres AKBP Andi Sinjaya, konten tersebut dibuat di Kabupaten Malang bukan di Situbondo, seperti yang diunggah akun FB Husain yang memberi narasi Kyai Syarif Situbondo.

“Karena konten tersebut membuat gaduh Situbondo, saya berjanji tidak akan membuat konten yang menyebabkan warga resah, apalagi membuat konten yang sifatnya mengandung pencemaran nama baik, mengandung asusila dan ujaran kebencian. Jika kami mengulangi, kami siap diproses secara hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ketua PC NU Situbondo, KH Muhyidin Khotib mengatakan, setelah dirinya bertemu langsung dengan Gus Idris Almarbawi, dirinya sudah mendapat pemahaman yang utuh.

Ternyata konten yang dibuat tersebut, bukan berada di alam nyata, akan tetapi sebuah rekayasa. Selain itu, Gus Idris juga mengakui konten tersebut ternyata belum sempurna.

“Karena pembuatan konten tersebut tidak tuntas, sehingga meresahkan masayarakat, meskipun pada intinya pemilik konten tidak berniat meresahkan masyarakat. Karenanya dalam pertemuan tersebut, sudah ada kesepakatan, dan Gus Idris selaku pemilik konten asli sudah menyatakan tidak akan membuat video yang meresahkan banyak orang,” kata KH Muhyidin Khatib.

Kyai Muhyidin menegaskan, sebagai bentuk tanggung jawab Gus Idris selaku pemilik konten, Gus Idris langsung menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya membuat konten yang meresahkan masyarakat.

“Yang pasti, tujuan kami mengundang Gus Idris ke Kantor NU Situbondo, untuk menjaga situasi kondusif Situbondo. Sebab, video yang diedit akun FB Husain yang diberi narasi Kyai Syarif Situbondo itu meresahkan warga Situbondo,” bebernya.

Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya sangat mengapresiasi PCNU Situbondo yang mengundang langsung Gus Idris selaku pembuat konten tersebut.

“Sehingga dengan kehadiran Gus Idris ke Kantor PCNU Situbondo itu, membuat kondusifitas Situbondo tetap terjaga, karena Gus Idris melakukan klarifikasi langsung terkait video viral yang meresahkan tersebut,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono