FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Sediakan 20.000 Liter Migor, Mbak Cicha Pastikan Kualitas Produk di Pasar Murah Mangunrejo Kediri

Advertorial     Dibaca : 405 kali Penulis:
Sediakan 20.000 Liter Migor, Mbak Cicha Pastikan Kualitas Produk di Pasar Murah Mangunrejo Kediri
FaktualNews.co/Moh Muajijin
Mbak Cicha sidak harga sembako dan minyak goreng curah di dalam pasar murah

KEDIRI, FaktualNews.co – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito atau yang kerap disapa Mbak Cicha, sediakan 20 ribu liter minyak goreng (migor) saat pasar murah di 5 titik yang digelar TP PKK bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri.

Salah satu pasar murah tersebut digelar di Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (18/4/2022).

Di sana, ibu satu anak tersebut memastikan langsung penjualan minyak goreng yang menggandeng pihak swasta itu berjalan kondusif. Mbak Cicha juga sempat menanyakan peruntukan minyak goreng dengan harga Rp. 14.000 per liter ini kepada pembeli.

“Berapa liter buk? buat sendiri atau buat zakat?,” tanya Mbak Cicha.

“20 liter, buat sendiri,” jawab salah satu pembeli.

Tak hanya minyak goreng, stand-stand bahan pokok dan pakaian tak luput dari perhatiannya. Dirinya juga melakukan pengecekan kualitas produk yang dijual dipasar murah itu.

Istri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ini menuturkan selain pasar murah, TP PKK bekerjasama dengan Bagian Perekonomian Kabupaten Kediri juga membagikan 225 paket sembako untuk lansia dan kaum duafa.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk sedikit meringankan beban masyarakat saat ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya menyiapkan tes kesehatan gratis untuk warga sekitar yang bekerjasama dengan Universitas Ganesha Husada. Hal ini juga disambut baik oleh lansia yang mengikuti agenda tersebut. Terlihat pula ibu hamil yang memanfaatkan tes kesehatan gratis itu.

Terpisah, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Kediri Dyah Saktiana mengungkapkan agenda yang diinisiasi oleh Mbak Cicha ini, selain untuk menstabilkan harga bahan pokok juga untuk mencegah adanya inflasi di Kabupaten Kediri.

“Pasar murah dan pemberian sembako ini juga untuk mencegah adanya inflasi di Kabupaten Kediri,” terangnya.

Dyah juga menuturkan, pasar murah ini dilakukan di 5 titik. Yakni Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Papar, Kecamagan Papar selanjutnya di Babadan, Kecamatan Ngancar dan terakhir Ngetrep Kecamatan Mojo.

“Khusus di Desa Ngetrep, akan disediakan uang tunai Rp 200 ribu untuk 200 setiap penerima manfaat, sehingga mereka bisa membelanjakannya di pasar murah,” pungkasnya.(KOM)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono