FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Ratusan Warga di Kediri Antre Minyak Goreng Curah Sambil Menggendong Anaknya

Peristiwa     Dibaca : 249 kali Penulis:
Ratusan Warga di Kediri Antre Minyak Goreng Curah Sambil Menggendong Anaknya
FaktualNews.co/Moh Muajijin/
Ket foto: warga antre sambil membawa anak-anaknya

KEDIRI, FaktualNews.co – Ratusan warga di Kediri menyerbu Bazar Ramadhan yang digelar di depan Dinas Koperasi dan UKM, jalan Soekarno Hatta Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Selasa (26/4/2022).

Ratusan warga ini mengantre terpaksa sambil membawa anak-anaknya, karena tidak ada yang menjaga di rumah. Mereka antre untuk mendapatkan minyak goreng curah yang dijual dengan harga 14 ribu perliternya.

Lantaran harganya yang murah dibandingkan dengan minyak goreng curah di pasaran, warga rela antre berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng curah bersubsidi tersebut.

“Tadi saya antre dari jam 8 pagi. Lha sekarang jam 10 baru mendapatkan minyak goreng curah. Tapi kami senang akhirnya mendapatkan minyak goreng curah yang harganya lebih murah,” kata Dewi Ayu Puspita, warga yang mengantre.

Hal senada juga diungkapkan oleh Denik. Meski ia harus menggendong anaknya yang masih kecil, namun akhirnya lega bisa mendapatkan minyak goreng curah.

“Tadi sempat antre sekitar 2 jam. Dan juga terpaksa membawa anak saya yang masih kecil, karena di rumah tidak ada yang menjaga. Apalagi di luar harga minyak goreng curah mencapai 21-23 ribu perliternya. Sedangkan di sini hanya 14 ribu perliter,” ujar Denik, warga.

“Dalam Bazar Ramadhan kali ini, kami menyediakan 200 jerigen yang berisi 20 liter, jadi total minyak goreng curah yang akan dibagikan kepada warga sebanyak 2000 liter bersubsidi, ” jelas Tutik Puwaningsih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kediri.

Warga dijatah satu jerigen isi 20 liter yang harus dibagi oleh dua orang. Jadi warga harus mencari pasangan untuk mendapatkan kupon.

“Jadi sistemnya, warga yang mau membeli harus mencari teman atau gandengan untuk mendapatkan 1 jerigen minyak goreng curah isi 20 liter,” tambah Tutik Puwaningsih.

Bazar Ramadhan ini, sebagai bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Kediri untuk menekan tingginya harga minyak goreng curah yang tengah terjadi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid