FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Oknum Camat di Jombang Diduga Ikut Mengondisikan Supplier Komiditi BPNT

Ekonomi     Dibaca : 278 kali Penulis:
Oknum Camat di Jombang Diduga Ikut Mengondisikan Supplier Komiditi BPNT
FaktualNews.co/Diana Kusuma/
ilustrasi

JOMBANG, FaktualNews.co – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang nampaknya menjadi lahan menggiurkan. Sebab itu, diduga seorang oknum Camat diduga mempunyai andil dalam penyediaan atau supply komoditi beras yang diterima Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Salah satu sumber FaktualNews.co menyebut, di antara komoditi yang diterima KPM di Kecamatan Jogoroto yakni beras diduga dikondisikan sendiri oleh Camat setempat di samping dirinya sebagai pebisnis beras.

“Di Jogoroto beras BPNTnya dikelola oleh Camat, yang seharusnya tidak boleh, seperti sudah dikondisikan,” katanya, Kamis (28/42022).

Sedangkan sumber lain menyebutkan, secara tidak langsung membenarkan hal tersebut, dan kini sesuai hasil koordinasi internal Kecamatan Jogoroto, diputuskan bahwa KPM BPNT periode April 2022 mendapatkan beras 15 kilogram dan sisanya adalah telur dan ayam.

“Kalau adanya arahan agar pakai beras di bu Camat saya gak bisa ngomong itu, karena pasti sudah tahu. Tapi memang saat rapat tidak ada paksaan, namun kalau gak seragam kan gak enak nanti menimbulkan hal yang tidak diinginkan,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sumber juga menjelaskan jika oknum Camat tersebut mempunyai usaha beras yang tergolong besar dan biasa melayani penjualan dalam jumlah besar.

“Bu Camat punya kontrka gede (penjualan beras) sejak dulu, tapi saya gak tahu pastinya ya,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Jogoroto, Nunik Hidayati saat dimintai keterangan terkait andilnya dalam penyediaan beras BPNT menampik atas tudingan tersebut.

“Saya tidak pernah menyarankan KPM untuk membeli beras saya. Pangapunten saya tidak pernah istilahnya menyarankan, selama ini saya kerja pure wiraswasta siapa pesan, ada yang beli ya saya hanya menjual untuk berurusuan seperti itu, enggaklah,” ungkapnya.

Namun demikian saat ditanya mengenai keberadaan beras miliknya terdapat dalam penyediaan BPNT untuk masyarakat ia tidak menampiknya.

“Tapi saya tidak menyarankan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid