FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pecah Kendi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor Perdana Kopi Excelsa Wonosalam Jombang

Ekonomi     Dibaca : 188 kali Penulis:
Pecah Kendi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor Perdana Kopi Excelsa Wonosalam Jombang
FaktualNews.co/diana kusuma negara
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara simbolis melepas ekspor perdana 12 ton kopi excelsa, komoditas khas Wonosalam, Kabupaten Jombang ke Malaysia, Selasa (10/5/2022).

JOMBANG, FaktualNews.co – Gubernur Khofifah didampingi didampingi Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, melepas ekspor perdana kopi excelsa Wonosalam.

Pelepasan ekspor perdana kopi excelsa itu secara simbolis ditandai dengan pecah kendi di depan Kantor Koperasi Wonosalam Jombang, Dusun Pucangrejo Desa/Kecamatqan Wonosalam, Selasa (10/5/2022).

Produk ekspor kopi excelsa Wonosalam diprakarsai kelompok pemuda yang berhasil menjadikan produk olahannya menembus pasar luar negeri dengan bekerjasama eksportir muda pula.

“Kami berharap semoga ekspor perdana kopi Wonosalam ini akan terus berlanjut dimasa mendatang, sehingga nantinya dapat memberikan dampak positif pada nilai jual dan nilai tambah kopi Wonosalam, dan meningkatkan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung bagi petani kopi Wonosalam, yang kedepannya memberi dampak positif bagi pembangunan serta perekonomian Kabupaten Jombang,” tutur Bupati Mundjidah di lokasi.

Gubernur Khofifah sendiri memberikan apresiasi atas pencapaian yang dilakukan pemuda dan masyarakat Wonosalam dalam pengolahan produk kopi excelsa wonosalam tersebut.

“Ada doa kita untuk panjenengan semua dari desa untuk dunia dari desa dengan profit kota dan profit dunia ini. Satu obsesi cita-cita yang luar biasa kita semua hadir mendoakan semoga lancar sukses, untuk seluruh petani kopi yang ada di sini,” katanya.

Disamping memberangkatkan 12 ton kopi excelsa Wonosalam menuju Malaysia, Khofifah berharap agar kemajuan penjualan ekspor produk tersebut dapat selalu berkembang.

“Jikalau kopi yang sukses menembus pasar adalah excelsa Wonosalam, agregator kopi di sini bisa membangun koneksitas dengan yang sekarang sedang dibudidayakan lebih luas lagi yang ada di Madiun.

Tempatnya masuk karena di lereng Wilis juga Ijen. Kalau marketnya dapat kemudian jejaring produsen juga dapat, saya rasa akan lebih cepat lagi untuk menembus ke negara-negara tujuan karena memang jumlah excelsa seluruh dunia hanya 7% artinya ini market yang menurut saya sangat besar sekali jikalau kita punya potensi yang besar pula,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono