FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Belasan Batu Andesit Ditemukan di Jombang, Diduga Bagian Bangunan Candi

Peristiwa     Dibaca : 181 kali Penulis:
Belasan Batu Andesit Ditemukan di Jombang, Diduga Bagian Bangunan Candi
FaktualNews.co/Diana Kusuma.
Peninjauan penemuan batu andesit di tepian sungai Desa Betek, Mojoagung, Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Warga di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, sempat heboh. Pasalnya, ditemukan belasan batu andesit di tepian sungai setempat. Diduga bagian batu tersebut struktur bangunan candi.

Sebelumnya beredar kabar di media sosial telah diperlihatkan sejumlah batu andesit ditemukan di tepian sungai wilayah tersebut pada Selasa (17/5/2022). Selanjutnya ditindak lanjuti pihak terkait di hari berikutnya.

Kepala Bidang Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Dian Yunita Sari mengatakan, jika pihaknya telah melakukan peninjauan atas temuan batu andesit yang diduga masih menjadi bagian bangunan candi.

“Berdasarkan hasil peninjauan kemarin, batu yang tampak itu sebanyak 19 buah dengan ukuran yang berbeda. Bahan atau bentuk, hingga ragam yang ada pada batu andesit tersebut, diduga merupakan komponen dari sebuah candi,”katanya, Kamis (19/5/2022).

Menurutnya, dari temuan batu andesit sekitar 16 buah tersebut menggambarkan ragam hias tumpal dan indikasi ragam hias kala, yang juga ada di salah satu blok batu yang ditemukan.

Mengenai penemuan-penemuan struktur yang ada di Kabupaten Jombang, diduga peninggalan bangunan sejarah. Pihaknya telah menyurati pihak BPCB Jawa Timur.

Ada banyak yang kami rekomendasikan untuk ditinjau BPCB. Untuk penemuan ini laporan resmi dari masyarakat belum ada. Cuma di akhir Maret kemarin ada laporan dari Mas Vidi BPCB, kalau di Mojoagung ada batu-batu andesit,” tambahnya.

Sementara itu menurut salah satu warga setempat, Bambang Santoso (52), penemuan batu andesit yang ada ditepi sungai Betek sudah ada sejak dulu.

“Mungkin sudah ada beberapa tahun yang lalu. Dulu pernah mau dipindahkan sama warga, tapi ditegur petugas dari BPCB,” pungkasnya.

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin