FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

130 Ribu Ekor Ternak di Tulungagung Belum Dapat Jatah Vaksin PMK

Peristiwa     Dibaca : 151 kali Penulis:
130 Ribu Ekor Ternak di Tulungagung Belum Dapat Jatah Vaksin PMK
Petugas vaksinator tengah memberikan vaksin kepada hewan ternak sapi di Tulungagung.

Tulungagung, FaktualNews.co – Dua kecamatan yang menjadi sentral produksi susu di Tulungagung menjadi sasaran vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) hari ini, Sabtu (25/06/2022). Dari 170 ribu ekor total populasi hewan ternak, Tulungagung hanya mendapatkan 40 ribu dosis vaksin PMK.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Mulyanto mengatakan, untuk tahap pertama pemberian vaksin PMK di dua desa yakni Desa Gambiran Kecamatan Pagerwojo dan Desa Sendang, Kecamatan Sendang. Untuk tim vaksinator berjumlah 35 tim, yakni 20 tim melakukan vaksinasi di Desa Sendang dan 15 tim melakukan vaksinasi di Desa Gambiran.

“Vaksin yang dilakukan hari ini dilakukan secara serentak. Untuk satu tim, ditargetkan mampu melakukan vaksinasi 100 ekor per hari,” tuturnya.

Mulyanto menjelaskan, nantinya setiap ternak yang diberikan vaksin akan mendapatkan jatah tiga kali vaksin PMK yang akan diberikan setiap satu bulan sekali. Vaksin hanya diberikan kepada hewan ternak yang kondisinya sehat. Sedangkan untuk hewan ternak yang kondisinya sakit harus diobati dahulu.

“Vaksin ini diberikan dalam jangka waktu satu bulan. Sedangkan setiap hewan akan mendapatkan jatah vaksin sebanyak tiga kali,” jelasnya.

Menurut Mulyanto, karena Tulungagung masih mendapatkan 40 ribu dosis vaksin PMK, maka pihaknya akan mengusulkan permintaan vaksin PMK lagi kepada Pemprov Jatim. Pasalnya, jika ditotal, jumlah hewan ternak di Tulungagung mencapai 170 ribu ekor. Artinya ada sekitar 130 ribu ekor yang belum mendapatkan jatah vaksin PMK di Tulungagung.

“Karena populasi ternak di Tulungagung mencapai 170 ribu ekor, tentunya vaksin yang ada saat ini belum bisa diberikan kepada seluruh ternak. Tentu, kami akan mengusulkan permintaan vaksin PMK lagi,” terangnya.

Berdasarkan data, saat ini total kasus PMK di Tulungagung mencapai 1.066 kasus. 527 ekor ternak sudah dinyatakan sembuh. Enam ekor dinyatakan mati dan 10 ekor dilakukan pemotongan paksa. Sisanya sekitar 523 ekor masih sakit dan sudah dilakukan pengobatan. Kasus tersebut menyebar hampir di seluruh kecamatan di Tulungagung.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Aris