FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pembelian BBM Bersubsidi Menggunakan Aplikasi

Amankah Mengoperasionalkan HP di SPBU? Ini Penjelasannya

Peristiwa     Dibaca : 133 kali Penulis:
Amankah Mengoperasionalkan HP di SPBU? Ini Penjelasannya
Ilustrasi, larangan penggunaan HP di SPBU.

JAKARTA, FaktualNews.co– Selama ini SPBU selalu membuat larangan menggunakan handphone (HP) saat berada di area pengisian BBM, dengan alasannya faktor keamanan. Namun terhitung 1 Juli 2022, pembelian BBM pertalite dan solar yang disubsidi wajib menggunakan aplikasi MyPertamina. Tapi masalahnya amankah buka HP saat isi BBM di SPBU?

Ketika sekarang pembelian BBM bersubsidi menggunakan aplikasi, tentunya warga harus mengoperasikan HP di SPBU. Faktor keamanan yang tadi dikhawatirkan tentunya dipertanyakan kembali.

Menjawab itu, pengamat gadget Lucky Sebastian mengatakan membuka HP di SPBU aman. Ini berdasarkan studi dari Dr Adam Burgess of the University of Kent. “Dia selama 11 tahun meneliti 243 kebakaran di SPBU seluruh dunia, ternyata tidak satu pun yang disebabkan oleh ponsel,” ungkap Lucky saat dihubungi detikINET.

Menurutnya kecurigaan ponsel mengakibatkan kecelakaan dimulai dari laporan di surat kabar Guardian pada 2005 silam. Dikabarkan seorang pengendara motor yang sedang mengisi bahan bakar merogoh saku baju dan celananya untuk mencari ponsel. Tak lama kemudian ada api keluar dari motonya yang sedang diisi BBM.

“Diambil kesimpulan penyebabnya ponsel. Tetapi diperkirakan, tetesan bensin yang keluar lantaran mudal dari tanki mengenai mesin motor yang panas sehingga terjadi kebakaran,” terang Lucky.

Soal teori sinyal bisa menyulut api ditentang oleh pria asal Bandung ini. Sebab sinyal dari ponsel terlalu kecil untuk bisa memercik uap gas dari bahan bakar. Demikian pula dugaan sinyal HP dapat mempengaruhi mesin SPBU.

“Sinyalnya terlalu kecil, bahkan televisi yang dulu kadang-kadang terganggu zaman awal ponsel, sekarang tidak lagi kan? Ini karena untuk bisa beroperasi di sebuah negara ada ukuran SAR (Specific Absorption Rate) yang ada batas maksimalnya saat mengenai kepala atau badan sehingga tidak mempengaruhi kesehatan,” jelas Lucky.

Perkiraannya larangan membuka HP saat mengisi bahan bakar lebih karena pengguna.

“Di luar negeri mengisi sendiri bahan bakar, bukan petugas seperti di kita, sehingga bisa kehilangan konsentrasi karena bermain ponsel. Bisa mudal, salah isi jenis bahan bakar bahkan menjadi lama dan membuat antrean,” ujar Lucky.

Pun aman, Lucky mengingatkan untuk tetap selalu berhati-hati saat menggunakan HP di SPBU. “Hati-hati aja dicopet,” imbuhnya..

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Aris
Sumber
detik.com