FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Lagi, Truk Bermuatan Sengon Terguling di Dekat Longsoran Jalur Gumitir

Peristiwa     Dibaca : 147 kali Penulis:
Lagi, Truk Bermuatan Sengon Terguling di Dekat Longsoran Jalur Gumitir
Kecelakaan truk tronton bermuatan kayu balken sengon kedua kalinya di jalur Gumitir.

JEMBER, FaktualNews.co – Sebuah truk bermuatan sengon terguling di jalur Gumitir, tepatnya di KM 37, sekitar Watugudang, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember. Sebelumnya kecelakaan serupan terjadi di lokasi yang sama.

Menurut Kapolsek Silo AKP Suhartanto, anggota mapolsek setempat masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan proses pulbaket, dan mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian.

“Lokasi kecelakaan masih di tempat yang sama. Dekat dengan lokasi longsor. Yang kecelakaan juga sama dengan truk tronton sebelumnya yang bermuatan kayu sengon,” kata Suhartanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di lokasi kejadian, Minggu (3/7/2022) sore.

Masih menurut kapolsek, untuk kecelakaan kali ini sekitar pukul 17.00, selisih satu jam, setelah kecelakaan truk sebelumnya. “Baru selesai kita evakuasi,. lah sekarang kecelakaan lagi,” sambungnya.

Diketahui untuk truk nahas itu, kata pria yang juga akrab dipanggil Tanto ini, adalah truk tronton berplat DK 8315 LG.

“Untuk korban informasi sementara nihil. Hanya mengakibatkan truk terguling. Identitas korban juga belum tahu, anggota kami masih ke lokasi kejadian. Info sementara juga, truk itu bermuatan kayu balken sengon, berangkat dari Kecamatan Arjasa, Jember, menuju Kecamatan Genteng, Banyuwangi,” ulasnya.

Untuk membantu proses penanganan evakuasi, kata Tanto, juga mengurai kemacetan arus kendaraan.

“Anggota kami sudah ada di lokasi. Karena juga tidak jauh dari lokasi longsor. Sistem buka tutup jalan masih dilakukan. Karena jalan yang ada tidak bisa digunakan satunya, karena ada retakan,” ucapnya.

Dengan kejadian truk terguling itu, pihaknya mengimbau untui truk bermuatan kayu sengon ini untuk tidak membawa muatan berlebih. Karena bisa merugikan dengan terjadinya kecelakaan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Aris