FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Gudang Pabrik Pengolahan Minyak Kelapa di Mojokerto Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 219 kali Penulis:
Gudang Pabrik Pengolahan Minyak Kelapa di Mojokerto Terbakar
FaktualNews.co/lutfi hermansyah
Gudang pabrik pengolahan minyak di Mojokerto yang terbakar sedang coba dijinakkan petugas.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Gudang sebuah pabrik pengolah minyak kelapa, PT Indo Oil Perkasa di Jalan Raya Perning KM 39 , Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terbakar, Senin (4/7/2022).

Diduga sumber api awalnya muncul dari bagian tungku tempat bahan baku pengolahan minyak. Pasalnya, kepulan asap muncul berwarna hitam pekat dan membubung tinggi.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Api yang membesar disertai asap hitam kelam membuat karyawan ketakutan hingga berhamburan keluar.

“Jam 11.00 WIB, saya keluar rumah mau ke SPBU. Lihat ada asap tebal warna hitam, saya kira pabrik lagi produksi,” kata salah seorang warga di lokasi, Rio Febrian (18).

Sebanyak 7 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Kabupaten Mojokerto, Pos Damkar Kota Kojokerto, dan PT Inti Dragon Suryatama dikerahkan guna memadamkan api.

Suyitno, Komandan Damkar Kota Mojokerto mengatakan, mereka mengalami kesulitan dalam memadamkan kobaran api karena yang terbakar adalah minyak dan banyak barang-barang yang mudah terbakar, seperti kayu.

“Karena ini minyak, kalau dipadamkan dengan air, tidak padam, tapi malah membesar. Jadi harus menggunakan foam,” katanya.

Menurut dia, yang titik api berasal dari dalam gudang produksi minyak kopra. Akibatanya, dua tungku mesin produksi terbakar.

“Ini yang terbakar gudang tempat produksi. Ada dua tungku yang terbakar,” tukasnya.

Sampai pukul 13.30 WIB api belum bisa dipadampkan, petugas PMK masih melakukan pembasahan di bagian dalam dan belakang gudang.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab serta kerugian yang ditimbulkan perisitiwa kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polsek Jetis.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono