FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Seorang Pemuda di Kediri Gantung Diri, Diduga Depresi Ditinggal Ibunya ke Luar Negeri

Peristiwa     Dibaca : 453 kali Penulis:
Seorang Pemuda di Kediri Gantung Diri, Diduga Depresi Ditinggal Ibunya ke Luar Negeri
FaktualNews.co/Muajijin.
Petugas saat melakukan identifikasi terhadap jasad korban gantung diri di Kediri.

KEDIRI, FaktualNews.co – Diduga depresi (sedih) karena ibunya berangkat lagi kerja ke Singapura. Dani Andriansah (21) warga Desa Gadungan,  Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia gantung diri di rumahnya, Selasa (19/7/2022).

Jasad korban ditemukan di dalam kamar tidur dengan leher terikat seutas tali, yang diikatkan ke kayu penyangga atap (blandar).

Peristiwa tersebut kali pertama diketahui adik kandungnya, Rindang Novitasari. Saat itu, saksi pulang dari sekolah dan hendak masuk ke dalam rumahnya, namun demikian pintu rumah dalam keadaan terkunci.

“Akhirnya Rindang Novitasari memutuskan untuk masuk ke dalam rumah melalui jendela samping,” ujar Kapolsek Wates, AKP Bambang Kurniawan, Selasa (19/7/2022).

AKP Bambang menambahkan, saat masuk ke dalam rumah Rindang Novitasari melihat kakaknya di dalam keadaan gantung diri di dalam kamarnya. Kejadian itu spontan Rindang berteriak-teriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Kemudian, teriakan itu membuat Edo Dwi Rahmawan bergegas menuju rumah korban untuk melakukan pengecekan.

“Ternyata kakak Rindang itu dalam keadaan gantung diri sehingga melaporkan itu ke ayahnya dan Polsek Wates,” ungkapnya.

Petugas yang menerima laporan, kemudian menuju ke rumah korban untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi terhadap jasad korban.

“Hasil dari olah tkp dan identifikasi terhadap jasad korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan di tubuh Dani Ardiansah. korban murni meninggal dunia karena gantung diri,” ujar AKP Bambang.

Sementara dari keterangan keluarganya, sebelumnya Dani terlihat ceria ketika ibunya datang usai bekerja dari Singapura. Namun sekitar satu bulan kemudian, ketika ibunya kembali ke Singapura untuk bekerja, korban terlihat diam.

“Diduga korban sangat sedih karena ibunya kembali bekerja menjadi TKW keluar negeri. Keluarga menerima peristiwa itu dengan ikhlas dan menolak jenazah untuk autopsi,” tutup AKP Bambang Kurniawan.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin