Bola

Harga Tiket Persebaya Naik, Begini Alasan Manajemen

Liga 1

SURABAYA, FaktualNews.co – Persebaya Surabaya akan berlaga di kandangnya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Senin (1/8/2022) mendatang.

Bajol Ijo–julukan Persebaya- akan melawan Persita Tangerang dalam pekan kedua Liga 1 2022/2023. Namun, Bonek — suporter Persebaya — harus menyiapkan uang lebih karena harga tiket pertandingan dipastikan naik.

1. Tiket naik untuk selamatkan tim

Tiket Persebaya Naik, Begini Alasan ManajemenYahya Alkatiri saat diperkenalkan di kantor pemasaran Persebaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, manajemen Persebaya akan menaikkan harga tiket pertandingan pada musim ini. Rincian kenaikan itu, untuk penonton fans yang semula Rp50 ribu jadi Rp75 ribu. Kemudian superfans yang tadinya Rp250 ribu – Rp350 ribu.

Naiknya harga tiket ini dibenarkan oleh manajer Persebaya, Yahya Alkatiri. Dia bilang, kenaikan harga tiket ini sebagai upaya manajemen menyelematkan tim. Karena kondisi sekarang ini, harga nilai kontrak pemain melambung tinggi, biaya away pertandingan kian mahal.

“Itu berpikir logika melihat harga kontrak pemain sudah gila-gilaan, kemudian pengeluaran away yang cukup tinggi menjadi salah satu alasan menaikkan harga tiket untuk menyelamatkan tim ini,” ujarnya.

2. Klaim belum ada protes dari Bonek

Terkait rencana kenaikan tiket, sambung Yahya, sejauh ini pihak manajemen tidak mendapat protes dari para supporter. Namun, manajemen masih membuka lebar pintu bagi supporter yang pengin memberikan usulan maupun masukkan soal Persebaya.

“Alhamdulillah sampai detik ini kami selalu komukasi dengan supporter semua usulan kami terima jika ada yang usul tapi sejauh ini masih belum ada pertentangan soal tiket ini,” kata dia.

3. Tiket pelajar masih dipertimbangkan

Yahya menambahkan, manajemen Persebaya juga sedang mempertimbangkan kuota untuk tiket pelajar. Karena tidak dimungkiri bahwa supporter sepak bola kebanyakan juga datang dari usia pelajar.

“Rencana tiket pelajar seperti dulu nanti kita akan evaluasi dan bicarakan dengan manajemen,” pungkas dia.