FaktualNews.co

Permudah Akses Kependudukan, Gus Ipul Launching Implementasi Digital ID

Peristiwa     Dibaca : 296 kali Penulis:
Permudah Akses Kependudukan, Gus Ipul Launching Implementasi Digital ID
Gus Ipul melaunching Implementasi Digital ID Kota Pasuruan di Gradika Bhakti Praja.

PASURUAN, FaktualNews.co-Guna mempermudahkan masyarakat dalam mengakses data kependudukan, Pemkot Pasuruan melaunching Implementasi Digital ID di gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Senin (01/08/2022).

Dalam kegiatan tersebut, diresmikan langsung oleh Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, didampingi Wawali Kota Pasuruan Adi Wibowo serta Ketua DPRD Kota Pasuruan dan Plt Dispendukcapil.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul ini mengatakan, hal ini merupakan layanan kepada masyarakat, terutama di bidang Adminduk (Administrasi Kependudukan). Sebab yang sering ditemui dilapangan itu adanya beberapa hal, seperti meninggal tidak dilaporkan dan menikah namun KK-nya masih ikut orang tuanya.

“Maka dari itu, harapan saya dengan layanan ini semuanya itu bisa diatasi,” ucap Gus Ipul.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Siti Maryam menyatakan, launching ini merupakan inovasi dari Kementerian Dalam Negeri dan berlaku secara Nasional. Untuk digital ID ini nantinya bisa diterapkan di hp android masing- masing.

“Caranya dengan mengunduhnya kemudian memasukkan datanya, berikutnya hadir ke dispendukcapil, untuk diverifikasi sehingga KTP dan KK sudah ada di HP. Satu HP, hanya satu person,” katanya.

Tapi kalau dalam 1 keluarga itu cuma punya 1 HP maka nanti di HP itu ada data nama kartu keluarga, jadi 1 HP itu hanya untuk 1 NIK.

“Jadi di satu HP itu tidak bisa digunakan untuk beberapa NIK. Cuma satu NIK saja dan itu harus diverifikasi untuk di approve karena data penduduk itu harus dilindungi. Jadi setiap memasukkan data itu harus memasukkan password,” ujarnya.

Siti Maryam menerangkan, kalau layanan ini sudah bisa terbuka untuk masyarakat umum khusus warga Kota Pasuruan.

“Sebenarnya Pak Wali ngasih tantangan, maunya beliau untuk awal dikhususkan untuk ASN dan pelajar dulu. Tapi, tadi sudah koordinasi sama tim ternyata sudah boleh untuk warga Kota Pasuruan,” jelasnya.

Kenapa harus digital ID menurut Siti Maryam karena saat ini kebiasaan orang setiap harinya lebih sering pegang HP daripada KTP, selain itu juga kalau KTP-nya hilang saat dalam perjalanan, masih bisa kita menunjukkan KTP melalui digital ID.

“Lebih mudah kalau diperjalanan, apabila hilang nanti bisa menunjukkan digital ID di HP kita. Dan ini sah, karena ini memang masih baru, jadi tergantung pelaksana dilapangan misalnya perbankan atau OJK itu masih harus menggunakan yang aslinya. Makanya kedepan harus diintegrasikan bagaimana kita bisa berproses bareng sehingga semuanya nanti sudah berbasis digital,” bebernya.

“Untuk men-downloud-nya tinggal masuk di playstore terus ketik identitas kependudukan kemudian di-install,” pungkasnya. (Bahrul)

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Aris