Ekonomi

Kejurnas Motor Cross Lamongan, Pedagang Dadakan di Waduk Jotosanur Menuai Berkah

LAMONGAN, FaktualNews.co – Kejurnas Motor Cross di Sirkuit Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, menjadikan berkah bagi pedagang dadakan untuk menambah penghasilan.

Salah satu pedang kelapa muda (degan) Novi mengaku rela membawa lapaknya dari kecamatan Lamongan ke Kecamatan Tikung yang berjarak 6 kilometer untuk menambah penghasilan.

“Kemarin sih belum begitu laku, sekarang lumayan mas. Siang ini saja sudah mendapatkan untung 1-2 juta,” taata Novi yang mengelar dagangnya di luar sirkuit motocross yang memiliki seluas 6,5 hektare itu, Minggu (17/8/2022).

Sementara itu Erwin Panitia Kejurnas IndoMX mengatakan, tidak hanya menghasilkan pembalap tetapi juga untuk menunjang geliat perekonomian masyarakat.

“Event besar Kejurrnas motocross ini juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lamongan, baik itu UMKM maupun penyedia makanan dan minuman, juga penginapan akan terimbas.” kata Erwin.

Sirkuit yang memiliki panjang 1,4 kilometer dan mampu menampung dua ribu penonton tersebut, pihak panitia memperbolehkan para pedagang berjualan di dalam atau di luar sirkuit.

“Kita harus mengangkat ekonomi lokal, desa-desa sekitarnya. Untuk yang berjualan di dalam (Sirkuit) kita memprioritaskan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Untuk diketahui Kejurnas Motocross di sirkuit Jotosanur meliputi kelas 50 cc untuk usia pembalap 6 sampai 10 tahun, kelas Kejurnas 65 cc 10 sampai 12 tahun, kelas kejurnas 85 cc 12 sampai 14 tahun dan Kelas MX junior A atau 125 cc usia 12 sampai 15 tahun, kelas Mx1 atau 250 cc untuk usia 15-23 tahun, kelas Mx2 18-23 tahun dan Kelas MX1 usia 23 keatas.