FaktualNews.co

Jasa Perahu Penyeberangan Dibanjiri Penumpang Pasca Jembatan Bandar Ngalim Kediri Ditutup

Peristiwa     Dibaca : 509 kali Penulis:
Jasa Perahu Penyeberangan Dibanjiri Penumpang Pasca Jembatan Bandar Ngalim Kediri Ditutup
Petugas melihat kondisi jasa perahu penyeberangan.

KEDIRI, FaktualNews.co-Imbas ditutupnya Jembatan Bandar Ngalim, Kota Kediri, untuk proses renovasi, membuat jasa perahu perahu penyebrangan Brantas ramai penumpang warga.

Puluhan warga Kediri beralih menggunakan perahu penyebarangan, untuk mengakses jalur dari timur ke barat Brantas atau sebaliknya.

Seperti penyeberangan perahu di Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota Kediri ini, yang menghubungkan ke Kecamatan Semen dan Mojo, Kabupaten Kediri.

“Alhamdulillah penumpang mulai ramai mulai penutupan Jembatan Bandar Ngalim pada Minggu (25/9/2022) kemarin,” kata Mustakim, operator perahu penyeberangan, Rabu (28/9/2022).

Dua buah perahu penyebrangan di Kelurahan Manisrenggo yang disiapkan tidak pernah sepi dari penumpang. setiap jalan perahu ini mampu mengangkut 15 sepeda motor. Kalau biasanya operasional perahu dari jam 6 hingga jam 10 malam, saat ini 24 jam nonstop.

“Peningkatan penumpang lebih dari 30 persen, sejak penutupan Jembatan Bandar Ngalim yang merupakan jalur nasional ditutup,” imbuh Mustaqim.

Sementara salah satu pengguna jasa perahu penyeberangan Yoyok mengaku, awalnya ia jarang menggunakan jasa perahu penyeberangan, karena ia selalu lewat jembatan Bandar Ngalim jika mau ke pasar.

“Namun sejak Jembatan Bandar Ngalim ditutup, kami memilih menyeberang dengan jasa perahu penyeberangan. Karena kalau lewat Jembatan Brawijaya, saya harus memutar sekitar 4 kilometer,” ujar Yoyok, pengguna jasa perahu penyebrangan.

Sementara pihak kepolisian juga bersiaga di lokasi penyeberangan perahu. Pihak kepolisian juga menghimbau agar pemilik perahu penyeberangan dan pengguna jasa perahu penyeberangan selalu berhati-hati.

“Kami akan menyiagakan petugas di lokasi penyeberangan. Intinya kami mengimbau kepada pemilik dan pengguna agar selalu berhati-hati, apalagi saat arus Brantas deras,” tutup Kapolsek Kota Kediri, AKP Mustakim.

Untuk diketahui bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa penyeberangan perahu tambangan, hanya dikenakan tarif 2000 saja satu kali jalan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Aris