FaktualNews.co

Polda Jatim Kirim 10.570 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Gempa di Cianjur

Peristiwa     Dibaca : 461 kali Penulis:
Polda Jatim Kirim 10.570 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Gempa di Cianjur
FaktualNews/Risky Didik Pramanto/
Kapolda Jatim Berangkatkan Bantuan Sosial Untuk Korban Bencana Alam di Cianjur Jawa Barat

SURABAYA, FaktualNews.co – Polda Jawa Timur berangkatkan bantuan sosial (bansos) sebanyak 10.570 sembako kepada korban bencana di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022) pagi di depan Lobby Tribrata, Mapolda Jatim.

Pemberangkatan sembako ke Cianjur, diberangkatkan secara langsung Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, didampingi Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta pejabat utama (PJU) polda jatim.

Irjen Toni Harmanto mengungkapkan, Polda Jatim bersama Bhayangkari daerah Jawa timur bersimpati terhadap korban bencana di Cianjur.

“Semoga ini bisa menjadi hal yang bisa meringankan penderitaan mereka dengan memberikan kebutuhan pokok makanan minuman sehari-hari dan ada obat-obatan bahkan kebutuhan anak kecil pun disiapkan,” kata Irjen Toni Harmanto, usai memberangkatkan bansos, Rabu (23/11/2022) pagi.

Toni menambahkan, untuk bantuan personil maupun medis ke lokasi, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan kepolisian setempat. “Tentunya dari kepolisian terdekat Jabar dan Jakarta sudah pasti membantu,” tambahnya.

“Sedangkan untuk antisipasi bencana di jawa timur, kita sudah latian dan kesiapan penanggulangan bencana, karena bencana bisa terjadi dimana saja,” tutup dia.

Perlu diketahui, Gempa magnitudo M5,6 mengguncang kota Cianjur pada Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB. Dengan episenter pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat.

Setidaknya 10 kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Warungkondang.

Kemudian Kecamatan Cilaku, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Sukaluyu, Kecamatan Sukaresmi, dan Kecamatan Pacet.

Sebanyak 2.834 rumah warga dilaporkan rusak. Lalu 5 fasilitas kesehatan, 5 tempat ibadah, 13 fasilitas pendidikan rusak, hingga 2 jembatan terdampak.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid