FaktualNews.co

Bus Sugeng Rahayu Seruduk Pikap di Mojokerto hingga Terguling

Peristiwa     Dibaca : 607 kali Penulis:
Bus Sugeng Rahayu Seruduk Pikap di Mojokerto hingga Terguling
FaktualNews.co/lutfi hermansyah
Kondisi bus Sugeng Rahayu dan pikap usai terlibat kecelakaan di Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Bus Sugeng Rahayu menyeruduk mobil pikap di Jalan Bypass, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, tepat di depan Kantor Kecamatan Trowulan, Rabu (30/11/2022).

Akibat kecelakaan itu, bus Sugeng Rahayu bernopol W 7185 UY yang memuat sekitar 50 penumpang itu ringsek hingga keluar jalur. Sedangkan mobil pikap nopol N 8941 K yang dikemudikan Suprayitno (54) warga Mojowarno, Jombang, terguling.

Kecelakaan bermula saat dua kendaraan melaju dari arah selatan atau Jombanb menuju Mojokerto. Bus yang dikemudikan Subakri (60) warga Balongbendo, Sidoarjo itu berada di sisi kanan. Sedangkan mobil pikap di sisi kiri.

Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba bus tersebut menyeruduk pikap dari arah belakang. Menurut kernet Bus, Suhariyanto (42), sopir melaju dengan kecepatan sedang, sekitar 50 kilometer per jam. Sementara, pikap terlihat melaju pelan seakan-akan hendak memepet.

“Pikap ini memotong jalan, entah mau putar balik atau bagaimana,” ungkapanya.

Melihat hal itu, sopir bus sudah berupaya menghindar. Namun mobil pikap terus menghalangi laju bus. Sehingga, kondisi tersebut membuat pengemudi bus hilang kendali. Akhirnya menabrak pikap tersebut.

Akibatnya, baik bus maupun pikap terseret hingga menabrak median jalan dan keluar dari jalur.

Selain itu, inseden ini mengakibatkan bus ringsek di bagian depan dan kaca samping kiri pecah. Sedangkan, pikap terguling dengan kondisi terjepit tiang lampu jalan dan badan bus.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Hanya saja, sopir pikap mengalami luka ringan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Wihandoko menyebut, kecelakaan ini diduga karena dua kendaraan saling mendahului.

“Kedua kendaraan berusaha saling mendahului, tidak ada korban jiwa,” ujar Ipda J Wihandoko.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalan nasional tersebut. Penumpang bus yang telantar dialihkan ke bus lain.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono Abdillah