FaktualNews.co

Pekerja Pembangunan Pasar Tunggorono Jombang Keluhkan Upah Belum Dibayar

Peristiwa     Dibaca : 683 kali Penulis:
Pekerja Pembangunan Pasar Tunggorono Jombang Keluhkan Upah Belum Dibayar
Pasar Tunggorono

JOMBANG, FaktualNews.co – Pekerja proyek pembangunan Pasar Tunggorono, Jombang yang dikerjakan CV Karya Karsa Muda Mandiri mengeluhkan sisa upah mereka yang belum lunas dibayar oleh kontraktor rekanan.

Z.I, perwakilan pekerja mengatakan, dirinya beserta rekannya sudah merampungkan pekerjaannya sejak 6 Januari 2023. Namun, hingga pasar sudah akan diresmikan, belum ada pelunasan pembayaran dari kontraktor rekanan.

Sedikitnya ada 16 orang yang tergabung dalam kelompok Z.I. Kalau ditotal, sisa upah yang seharusnya di bayar sekitar Rp 15 juta.

“Kalau di Tim yang lain ada 40 orang yang juga belum lunas dibayar dan nominalnya bervariasi, ada yang Rp 11 sampai 50 juta. Untuk detailnya kurang tahu. Yang pasti mereka juga sama-sama mengeluhkan,” kata Z.I, Rabu (31/1/2023).

Dia menambahkan jika sudah berulang kali menagih ke pemilik CV Karya Karsa Muda Mandiri maupun ke pelaksana proyek, namun hanya dijanji-janjikan saja. “Kami harap pihak dinas terkait tidak meresmikan dulu sebelum upah pekerja dilunasi,” tambahnya.

Sementara itu, Z, pekerja yang lain juga merasakan hal yang sama. Dia sendiri, total sisa yang belum dibayar sekitar Rp 11 juta. Sebagai rasa kekecewaannya, dia berencana akan menempelkan data pekerja yang belum terbayar di dinding pasar.

“Supaya tahu kalau banyak pekerja yang belum lunas pembayarannya. Harapannya, sebelum diresmikan, upah pekerja dibereskan dulu. Karena itu hak kami,” terangnya.

Sementara itu Rokmat, Pelaksana proyek saat dikonfirmasi mengatakan jika para pekerja bukan belum dibayar, tetapi masih kurang, belum lunas. “Kalau saya belum bisa mutusin yang bisa mutusin nanti bos utama” jawabnya saat di hubungi via telepon, Rabu (1/2/2023)

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwigyo saat di konfirmasi perihal belum terbayarnya sisa upah pekerja dan peresmian, pihaknya mengarahkan agar bertemu orang dinas. “Yang jelas  sampai saat ini belum diresmikan,” katanya, Rabu (1/2/2023)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Alfan Imroni