Ekonomi

Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Pasar Murah di Pasuruan

PASURUAN, FaktualNews.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meninjau operasi pasar beras murah di Pasar besar Kota Pasuruan, Rabu (15/2/2023). Belasan ton beras murah yang didistribusikan Disperindag Pemprov Jatim dan Bulog diserbu ratusan warga.

Menurut pantauan, Ratusan warga Kota Pasuruan yang didominasi oleh ibu-ibu, rela mengantri dan berdesak-desakan berjam-jam di Pasar Besar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Pemprov Jatim menyalurkan 18 ton beras murah dengan dijual dibawa harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 8.600 per kilogram.

18 Ton beras murah tersebut, disebar di 6 titik, yakni di Pasar Besar, Pasar Kebonagung, Pasar Karangketug, Pasar Gadingrejo, Taman Kota dan Gor Kota Pasuruan.

“Operasi pasar hari ini dijual dibawah harga HET seharga Rp 8.600 per kilogram. Untuk di pasar besar ini sendiri disalurkan 8 ton beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp 43.000,” terangnya.

Pihaknya juga menyebutkan, beberapa minggu lalu harga beras di Kota Pasuruan sempat turun menjadi setara dengan HET yakni Rp 9.450. Namun, saat ini harga beras kembali naik hingga menembus Rp 12 ribu per kilogram.

“Oleh karenanya distribusi beras ini harus kita percepat supaya pedagang bisa memberikan beras dengan harga sesuai HET ke masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Menurut Jubaidah (52) warga Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, ia mengantri selama 3 jam untuk dapat 2 kantong beras dengan harga Rp 43 ribu per 5 kilogram. Sempat terjepit diantara kerumuman warga  yang berdesak-desan.

“Tadi saya antri mulai jam 7 pagi. Ini saya mengajak cucu yang usia lima tahun, dia teriak karena terjepit, alhamdulillahnya gak luka,” kata Jubaidah.