Peristiwa

Mobil Ertiga Ditinggal di Pinggir Sungai Kalimayang Jember, Pemilik Masih Misterius

EMBER, FaktualNews.co – Mobil Suzuki Ertiga berplat L 9487 AQ ditemukan warga Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Jember. Mobil itu berada di pinggir Sungai Kalimayang di desa setempat dalam kondisi terkunci, dan siapa pemiliknya masih misterius.

Pertama kali mobil itu ditemukan seorang penambang pasir bernama Lukman (47), yang merupakan warga setempat. Mobil itu berada di pinggir sungai saat Lukman akan menambang pasir bersama seorang temannya di wilayah sungai setempat.

“Saat saya mau ambil pasir bersama teman saya Efendi. Saya melihat kok ada mobil warna abu-abu di pinggir sungai. Saya kira ada orang tersesat, karena jalanan di pinggir sungai buntu, dan posisinya di bawah rerimbunan pohon bambu,” kata Lukman saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (21/2/2022) siang.

“Tapi saat didekati ternyata tidak ada sopirnya, juga kondisi pintu mobil terkunci. Kita cari-cari disekitar juga tidak ada orang yang mungkin pemilik mobil ini,” sambungnya.

Dengan adanya temuan itu, Lukman kemudian menghubungi Ketua RT setempat dan diteruskan informasinya ke Mapolsek Jenggawah.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Jenggawah Polres Jember Aiptu Ahmad Rinto saat dikonfirmasi mengatakan telah mengetahui informasi siapa pemilik mobil tersebut.

Posisi mobil saat ditemukan warga itu, menghadap ke arah selatan yang merupakan jalan buntu. Posisi mobil juga telat berada di bawah pohon bambu di pinggir Sungai Kalimayang.

“Jadi hasil temuan kami, sebuah mobil yang ditemukan warga itu. Sudah kita tindak lanjuti. Pemilik kendaraan tersebut, juga sudah teridentifikasi,” kata Rinto saat dikonfirmasi di Mapolsek Jenggawah.

“Kami pun juga berhasil menemukan kunci mobil itu, dan kemudian kami amankan ke Mapolsek Jenggawah,” sambungnya.

Rinto juga menambahkan, tidak jauh dari lokasi penemuan mobil. Juga didapati ada sepasang sandal warna coklat, serta di dalam mobil juga ditemukan dua botol bensin kosong, peranti elektronik, sebuah jaket perguruan dan es teh dibungkus plastik.

“Selanjutnya dari kejadian ini, saat ini dilakukan proses lidik dan pendalaman. Motivasinya apa mobil itu bisa sampai di TKP. Karena diketahui sempat membuat resah masyarakat,” tandasnya.