Kesehatan

Mahasiswa UNIPDU Gelar Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika untuk Remaja

JOMBANG, FaktualNews.co – Mahasiswa Unipdu Jombang dan Tim Penggerak PKK Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang menggelar Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika untuk Remaja, Kamis (3/8/2023) di balai Desa setempat.

Kegiatan yang diikuti sekitar 80 pemuda itu, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bahaya narkotika dan mengajak mereka untuk menjauhinya.

Dalam acara tersebut, menghadirkan dua narasumber, yakni dari Unipdu Jombang dan Polsek Kesamben. Narasumber pertama, yakni Dr. Nasrudin, M. Kes., dengan tegas menyampaikan dampak buruk yang ditimbulkan oleh narkotika terhadap kesehatan penggunanya. “Efek narkoba bagi kesehatan termasuk berkurangnya daya tahan tubuh, gangguan mental dan fisik, dan potensi kematian akibat overdosis atau dampak jangka panjang yang merusak organ tubuh,” terangnya pada peserta.

Selain itu, Ketua Program Studi (KPS) S2 Kesehatan Masyarakat Unipdu Jombang tersebut, juga menekankan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dimulai dari tingkat individu, keluarga, dan masyarakat sekitar.

“Individu harus menyadari risiko dan bahaya dari penyalahgunaan narkotika, sedangkan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman dan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Masyarakat juga harus bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkotika dan memberikan dukungan bagi mereka yang berjuang melawan ketergantungan narkotika,” terangnya.

Sedangkan, narasumber kedua,yakni Aipda. Dedi Hermawan. Ia lebih menyoroti aspek sosial dan keamanan yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan peserta tentang bagaimana zat adiktif dalam narkoba dapat mendorong penggunanya untuk terlibat dalam tindakan kriminal.

“Perbuatan kriminal seringkali dipicu oleh pengaruh negatif narkoba, sehingga sangat penting bagi kita semua untuk menghindari dan mengajak orang di sekitar kita untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi penggunanya, tetapi juga mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Kanit Binmas Polsek Kesamben tersebut.

Kehadiran 80 pemuda dalam acara tersebut menunjukkan antusiasme mereka dalam mendukung upaya pencegahan narkotika di kalangan remaja. Diskusi yang interaktif antara narasumber dan peserta turut menciptakan kesadaran kolektif tentang bahaya narkotika serta cara-cara efektif untuk melindungi diri dari godaan zat-zat terlarang tersebut.

Ketua Mahasiswa KPM Unipdu Jombang, Emi berharap, melalui acara ini, para pemuda dapat lebih peka terhadap bahaya narkotika dan semakin menyadari pentingnya menjauhinya. “Kami juga berterima kasih kepada Tim Penggerak PKK Desa Jombok Kesamben atas kerjasama dan dukungannya dalam mengadakan acara ini,” ucapnya.

Pemerintah Desa Jombok, Kecamatan Kesamben juga mengapresiasi inisiatif positif dari Mahasiswa KPM Unipdu Jombang dan Tim Penggerak PKK Desa Jombok dalam menyelenggarakan kegiatan yang mendukung program pencegahan narkotika di tingkat desa. Mereka berharap, kegiatan semacam ini akan terus berlanjut untuk menciptakan generasi muda yang sadar akan dampak negatif narkotika bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

“Acara penyuluhan ini merupakan langkah konkret dalam upaya melawan peredaran narkotika dan menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mengatasi masalah sosial yang serius ini.” Ujar Dosen Pembimbing Lapangan KPM, M. Samsukadi.

Ia berharap, semoga pesan dan pengetahuan yang disampaikan pada acara ini dapat terus memberikan dampak positif bagi remaja dan masyarakat luas dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.