Advertorial

Bupati Jombang Pantau Pendistribusian Bantuan Pangan Program Pengentasan Stunting

JOMBANG, FaktualNews.co – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Nur Kamalia Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Kabag Perekonomian Setdakab Jombang dan Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang memantau langsung Distribusi Bantuan Pangan Ayam dan Telur dalam rangka Pengentasan Stunting di Kantor Kecamatan Kota Jombang pada Sabtu (5/8/ 2023) pagi.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Bupati Mundjidah Wahab memberikan dukungan penuh dalam kegiatan penyaluran dana bantuan sosial ayam dan telur kepada keluarga resiko stunting.

Disampaikan Bupati Mundjidah Wahab bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam mengatasi masalah stunting di wilayah Kabupaten Jombang. “Pemerintah bersama Badan Pangan Nasional telah menyediakan bantuan pangan berupa komoditi daging ayam dan telur ayam. Program ini ditujukan khusus untuk Keluarga Resiko Stunting (KRS) yang tersebar di 306 desa pada 21 Kecamatan di Jombang. Total penerima bantuan mencapai 7.366 KRS, dan ini menjadi langkah nyata untuk memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, menjadi  program yang bermanfaat”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati berharap seluruh OPD bersama masyarakat untuk dapat berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait, dalam hal ini baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lokal. Sinergi antar stakeholder sangat diperlukan untuk mengoptimalkan manfaat dari program ini dan menyediakan solusi yang berkelanjutan dalam mengatasi masalah stunting.

“Program distribusi bantuan pangan merupakan salah satu dari berbagai langkah yang harus diambil. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus menerus melakukan evaluasi dan pembaruan kebijakan guna meningkatkan efektivitas program. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk aktif berpartisipasi dalam program-program peningkatan gizi dan kesehatan”, tambah Bupati Mundjidah Wahab.

“Insyaallah keberlanjutan program ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Jombang. Dengan menyediakan bantuan pangan berupa daging ayam dan telur ayam, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam pemenuhan asupan gizi yang baik bagi keluarga resiko stunting (KRS). Kualitas gizi yang mencukupi akan membantu tumbuh kembang anak secara optimal dan memperkuat sistem imun, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat dan cerdas”, pungkasnya.

Sementara itu disampaikan Nur Kamalia, S.KM, M.Si Kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang bahwa setiap Keluarga Resiko Stunting (KRS) akan menerima bantuan pangan berupa 0,9 – 1,1 kg daging ayam dan 10 butir telur ayam selama 3 bulan. Hal ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi serta memberikan kontribusi dalam menangani masalah kesulitan pangan, kemiskinan, dan gizi buruk di Kabupaten Jombang.

“Program pemberian bantuan pangan ini merupakan salah satu intervensi pemerintah yang sangat penting. Melalui langkah ini, kita berharap dapat meringankan beban pengeluaran KRS, sehingga mereka dapat lebih fokus pada upaya peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan anak-anak mereka”, pungkasnya.