Politik

Pastikan Pemilu Lancar, Ini yang Akan Dilakukan KPU Kabupaten Kediri

KEDIRI, FaktualNews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri akan melakukan PAW (pergantian antar waktu) bagi KPPS, jika saat menjelang pencoblosan ada yang sakit.

Pernyataan tersebut disampaikan Nanang Qosim, Komisioner KPU bagian Sosdiklih Parmas KPU Kabupaten Kediri, usai menggelar bimbingan teknis (bimtek) ribuan PPK dan PPS se wilayah Kabupaten Kediri.

“Jika nanti menjelang pencoblosan ada yang KPPS yang sakit, maka kita akan segera lakukan PAW. Namun jika sudah pelaksanaan coblosan, maka KPPS yang sakit tidak akan dilakukan PAW, dan nanti tugas nya akan dicover KPPS lainnya,” kata Nanang Qosim, Selasa (24/1/2024).

Nanang menambahkan, bimtek ini bertujuan untuk memberikan pembekalan PPK sebanyak 130 dan PPS sebanyak 1.032, agar mereka memiliki kapasitas untuk melaksanakan bimtek kepada KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Desanya masing-masing.

“Materi pelatihan yang diberikan dari KPU RI  ada 4 modul. Di antaranya pelaksanaan Bimtek, terkait tata kerja dan etika untuk badan Adhoc KPPS, pemungutan di TPS , serta perhitungan ditingkat TPS.” Imbuh Nanang.

“Dari keempat modul itu memang modul satu dan modul dua waktunya lebih sedikit jika dibandingkan modul ketiga dan modul ke empat. Untuk Kabupaten Kediri nanti diakhir kami tambahkan pendalaman untuk materi sistem informasi rekapitulasi, nanti yang digunakan sebagai alat bantu dalam proses perhitungan ditingkat TPS,” ujarnya.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan pesan kepada seluruh badan Ad Hoc, agar selalu  menjaga kode etik sebagai penyelenggara pemilu.

“Sehingga harapan kami untuk tanggal 14 Febuari 2024 tidak ada hambatan yang berarti,”pungkasnya.