Politik

BEM Unisla Lamongan Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2024

LAMONGAN, FaktualNews.co- Di tengah maraknya seruan kemunduran dan selamatkan demokrasi Indonesia di berbagai perguruan tinggi yang prihatin pelanggaran etik negeri ini.

Justru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Lamongan (Unisla) Senin (5/2/2024) menggelar Deklarasi Pemilu Damai 2024 yang hanya bersifat seremonial.

Dalam deklarasinya, sebanyak 50 mahasiswa itu Deklarasi Pemilu Damai Unisla berisi beberapa 5 poin penting. Di antaranya menjaga keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Mewujudkan Pemilu 2024, yang aman dan damai sebagai sarana integritas bangsa.

Menjaga persatuan dan kesatuan, menolak provokasi, serta bersama-sama menangkal berita hoax dan ujaran kebencian, Mengajak warga negara yang mempunyai hak pilih agar menggunakan hak pilihnya dan tidak golput dan Tolak Politisi Kampus.

“Deklarasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga Pemilu yang damai dan aman,” kata Wahid, Senin (5/2/2024).

Lebih jauh, Presiden BEM Unisla, mengatakan,  bahwa deklarasi ini adalah bentuk komitmen mahasiswa Unisla untuk menjaga kondusifitas pemilu.

“Kami berharap deklarasi ini dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa lain untuk melakukan hal yang sama,” tutur Wahid.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk perpecahan.

“Beda pilihan bukan lawan. Kita tetap bersaudara. Fase perbedaan hanya di 14 Februari saja. Sebelum dan sesudah itu, kita tetap bersaudara,” ujarnya.

Seruan dan deklarasi Pemilu Damai 2024 ini, Nur Wahid menganggap, sudah mewakili seluruh Unisla.

“Karena dari awal, mahasiswa Unisla telah menolak provokasi atas dasar perwakilan pimpinan organisasi mahasiswa fakultas masing-masing,” ucapnya.

Diketahui berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia angkat suara dan menyatakan sikap untuk mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 yang jujur dan adil.