Peristiwa

Avanza Dihantam Dump Truk di Lamongan, Sopir Terjepit

LAMONGAN, FaktualNews.co-Diduga kurang konsentrasi, pengendara dump truk tronton melawan arus jalan raya poros Pantura tepatnya di Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket, Lamongan menhantam  mobil Avanza bernopol B 1548 UYA yang terlempar masuk parit, Minggu (11/2/2024).

Akibat kejadian tersebut pengemudi Avanza Mashudi (38), warga Gampang Sejati, Kecamatan Laren, Lamongan, terjepit dan membutuhkan waktu dua jam untuk keluar dari dalam mobil dengan kondisi bodi depan hancur dan ringsek.

“Kondisi sopir pasca kecelakaan lalu lintas dalam keadaan terjepit dalam kabin depan, dan dilaksanakan evakuasi kurang lebih dua jam.” kata Bripka Arif, anggota Satlantas Polres Lamongan saat di lokasi kejadian, Minggu (11/2/2024).

Dump truk tronton bernopol L 8421 UO bermuatan pasir milik PT Sinar Pelita Dunia yang dikemudikan Anwar Sujito (53) warga Dusun Sugihwaras, Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo, Jombang melaju dari arah barat di jalur kiri. Sesampainya di TKP yang dibatasi median jalan, tiba-tiba melaju oleng ke jalur kanan.

“Menurut keterangan saksi di TKP saat kejadian bermula dari mobil dump truk tronton melaju dari arah barat ke timur, sesampai di lokasi kejadian pengemudi yang diduga kurang konsentrasi sehingga masuk ke lajur kanan dari arah timur ke barat,” ujar Bripka Arif.

Dump truk tronton, lanjut Arif, langsung masuk ke jalur kanan ketika memasuki pemisahan jalur yang dibatasi median jalan. Avanza yang melaju dari timur ke barat, arah berlawanan, tabrakan pun tidak bisa dihindari. Hingga Avanza yang ditumpangi satu keluarga terpental mundur masuk parit.

“Kondisi bodi depan hancur dan dump turk tronton baru terhenti ketika menghantam tiang listrik,” terangnya.

Diketahui penumpang Toyota Avanza warna hitam yang dikemudikan Mashudi, Srimu’ah (60) ibu sopir, Azelia (14) tahun adik dan Alexa, balita usia setahun anak sopir Mashudi.

“Ketiganya selamat tanpa mengalami luka. Sedang Mashudi yang terjepit mengalami luka cukup parah,” ungkap Bripka Arif.

Selanjutnya korban Mashudi dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan, untuk menjalani perawatan.

Sementara itu, Srimuah mengaku bahwa ia bersama keluarga akan pulang kerumah setelah dari jualan di Gresik.

“Setiap Minggu pasti pulang. Namun tiba-tiba tertabrak dan mobil tercebur di parit. Kami bertiga ada di tengah, terus cucu saya di dipangku dan didekap sama Azelia. Alhamdulillah selamat,” kata Srimuah.