SITUBONDO, FaktualNews.co-Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menyatakan bahwa petasan dipastikan sebagai pemicu ledakan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Hasil olah TKP yang dilakukan petugas Inafis Polres Situbondo dan tim Labfor Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan 18 item di lokasi ledakan, termasuk puluhan selongsong petasan dan puluhan sumbu petasan.

“Dengan temuan tersebut, kami memastikan pemicu ledakan adalah petasan, bukan bahan peledak yang lain,” kata AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.

Tim gabungan juga menemukan lubang yang bukan untuk menyimpan serbuk bahan peledak, melainkan akibat ledakan.

Ledakan tersebut dipastikan menekan ke mana-mana, termasuk membuat cekungan dengan diameter 52 centimeter dan kedalaman 7 cm.

“Dengan temuan cekungan berdiameter 52 centimeter dan kedalaman 7 centimeter. Bahan peledak yang digunakan adalah low explosive berbahan klorat, sulfur, dan karbon.

Menurutnya, meski bahan peledak yang digunakan low explosive, namun ledakannya menyebabkan kerusakan pada 12 rumah dengan tingkat kerusakan berat dan ringan. Satu korban meninggal dan 7 korban mengalami luka bakar, sehingga para korban belum bisa dimintai keterangan karena luka yang dialami cukup parah.

“Tempat kejadian tersebut dipastikan sebagai tempat pembuatan petasan. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” kata AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan petasan tersebut  menyabkan 12  rumah rusak. Rinciannya, satu rumah rusak total, dua rusak berat, empat rumah rusak sedang, dan lima rumah rusak ringan, satu korban meninggal dunia dan 6 korban  mengalami luka bakar.

Korban meninggal dunia bernama Supriyadi (50), warga setempat. Ia ditemukan dalam kondisi tertimbun reruntuhan bangunan yang ambruk akibat ledakan. Umi Kulsum (60), mengalami patah tulang kaki kanannya.

Sementara itu, lima korban lainnya yakni Syamsul, Riko, Abdul Fais, dan Vino mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Asembagus untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sebanyak 12 rumah terdampak ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar. Di antaranya rumah milik Umi Kulsum, Agustin Erni Irmawati, Fadil, Abdur Razak, Misyana, Buhari, Osey, Nito, Samsul Arifin, Moh Bustanil Faizin, Ifa Farida dan Anni.