Bapenda Lamongan Genjot Pajak Digital, Bayar PKB Kini Bisa Lewat Smartphone
LAMONGAN, FaktualNews.co-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus memperkuat transformasi layanan digital daerah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang digelar di Kecamatan Babat.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kendaraan dan kewajiban perpajakan.
Sosialisasi itu juga menjadi bagian dari program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik, khususnya pembayaran pajak kendaraan.
Kepala Bapenda Lamongan, Edy Yunan Akhmadi mengatakan, digitalisasi pelayanan pajak menjadi langkah penting untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
“Melalui program P2DD ini, kami ingin masyarakat semakin mudah dalam mengakses layanan perpajakan kendaraan. Sekarang pembayaran maupun pengecekan pajak bisa dilakukan secara cepat, aman, dan transparan melalui layanan digital,” ujar Yunan, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, transformasi digital memungkinkan masyarakat melakukan pengecekan status pajak hingga pembayaran secara lebih praktis hanya melalui perangkat smartphone.
Dalam kegiatan operasi gabungan di Kecamatan Babat, Bapenda Lamongan bersama Polri, Samsat, dan Jasa Raharja turut memberikan edukasi kepada pengendara terkait berbagai inovasi layanan digital yang kini tersedia.
Yunan menegaskan, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak memiliki peran besar terhadap pembangunan daerah.
“Pajak daerah merupakan salah satu sumber utama pembangunan di Lamongan. Karena itu kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin tertib administrasi dan sadar pajak,” tambahnya.
Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan, petugas juga mengajak masyarakat mulai memanfaatkan layanan pembayaran pajak digital guna mempercepat proses administrasi serta meningkatkan transparansi pelayanan publik.
“Transformasi digital ini hadir untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Lamongan,” jelasnya.
Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda Lamongan juga hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Capacity Building perangkat desa se-Kabupaten Lamongan.
Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pajak daerah sebagai salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, dibahas pula keterkaitan pajak daerah dengan implementasi P2DD sebagai langkah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan efisien.
“Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat desa, optimalisasi pendapatan daerah diharapkan terus meningkat demi mendukung Kabupaten Lamongan yang semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya.


