FaktualNews.co - Politik https://faktualnews.co Wed, 21 Aug 2019 12:24:33 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.2 Sejumlah Dusun di Lamongan Terpapar Radikalisme, Ini yang Dilakukan Polres bersama Elemen Masyarakat https://faktualnews.co/2019/08/21/sejumlah-dusun-di-lamongan-terpapar-radikalisme-ini-yang-dilakukan-polres-bersama-elemen-masyarakat/158946/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 12:02:22 +0000 Ahmad Faisol https://faktualnews.co/?p=158946 LAMONGAN, FaktualNews.co - Permasalahan intoleransi yang dianggap meruncing membuat Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh lintas agama di sebuah hotel Lamongan, Rabu (21/08/2019). FGD yang mengambil tema toleransi kerukunan umat dalam beragama Islam demi keutuhan NKRI tak hanya diskusi, namun juga sarana menjalin silaturahmi antara Polri dan masyarakat, juga untuk menjaga stabilitas Kamtibmas yang aman, tentram dan Kondusif. "Dalam hidup bermasyarakat ada dua hal yang menurut saya wajib kita lakukan. Yakni menjaga kerukunan di internal umat beragama dan toleransi antar umat beragama," tutur Kapolres. Kita sebagai sesama manusia, sambung kapolres, harus saling menjaga silahturahmi dan saling membantu tanpa memandang perbedaan suku, ras dan agama," Kapolres menuturkan, para tokoh agama ini diajak berdiskusi, memberikan saran bagaimana mengatasi permasalahan intoleransi yang saat ini sudah sangat meruncing, serta penyebaran paham radikal. "Ini harus kita tindaklanjuti agar paham-paham ini dieliminir, kalau bisa dihilangkan di masyarakat kita. Kalau kita, tidak melakukan tindakan sejak dini. Kami khawatir menjalar dan menjadi sesuatu yang berbahaya bagi NKRI," imbuhnya. Hasil kajian FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Lamongan menyebutkan sudah ada beberapa dusun di Lamongan ditemukan terpapar paham radikal dan menolak ideologi Pancasila, meski belum pada tataran aksi. "Karena itu kita ajak bersama-sama, polri dan masyarakat serta seluruh tokoh agama, masyarakat turun ke lapangan, desa, kecamatan guna mendeteksi yang terpapar paham radikal. Ini segera kita tindaklanjuti, karena bahaya bagi bangsa," papar Feby. Ketua FKUB Lamongan, KH Masnur Arief membenarkan ada sejumlah dusun di Lamongan sudah terpapar radikalisme ini, namun belum sampai pada tataran aksi. "Informasi itu saat ini kita terima dan secara dini pula kita tindaklanjuti supaya tidak berkembang," ungkap Masnur. Pihaknya mengajak sejumlah ormas Islam diantaranya PD Muhammadiyah, PCNU dan MUI Lamongan untuk bersama melakukan upaya-upaya pendekatan agar kembali ke ajaran Islam yang benar, yaitu Islam yang rahmatan lilalamin. "Hasil kajian dari FKUB ini, beberapa dusun ditemukan masyarakat yang terpapar dan menolak Pancasila. Ini harus segera tindaklanjuti, karena akan menimbulkan disintegrasi bangsa," tegasnya. Selain jajaran Polres Lamongan, acara FGD diikuti puluhan tokoh agama di Lamongan. Mulai dari PC Muhammadiyah Lamongan, PCNU Lamongan dan juga MUI. ]]> 45 Anggota DPRD Situbondo Dilantik, Salah Satunya Istri Bupati Dadang Wigiarto https://faktualnews.co/2019/08/21/45-anggota-dprd-situbondo-dilantik-salah-satunya-istri-bupati-dadang-wigiarto/158925/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 10:36:04 +0000 Fatur Bari https://faktualnews.co/?p=158925 SITUBONDO, FaktualNews.co-Sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Situbondo terpilih dilantik. Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Kabupaten Situbondo terpilih periode 2019-2024 itu, digelar di gedung DPRD setempat, Rabu (21/8/2019). Menariknya, salah seorang anggota DPRD Situbondo yang dilantik itu adalah istri Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, yakni Umi Kulsum. Istri Bupati Dadang Wigiarto maju sebagai caleg lewat PKB, meraup suara 7 ribu lebih, di daerah pemilihan (Dapil) I Situbondo, meliputi Kecamatan Situbondo dan Panji. Perempuan kelahiran Situbondo, 15 Agustus 1968 ini mengaku, selama lima tahun ke depan mengemban amanah dari rakyat, akan konsentrasi di bidang kesehatan perempuan dan pendidikan kaum perempuan yang menurutnya perlu mendapat perhatian khusus. "Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten, konsentrasi saya di kaum perempuan. Saya ingin pendidikan kaum perempuan ditingkatkan di Kabupaten Situbondo," ujar Umi Kulsum. Menurutnya, rata-rata lama belajar kaum perempuan di Situbondo lebih rendah dibandingkan pendidikan kaum laki-laki. Padahal, perempuan lah yang akan melahirkan dan mempersiapkan generasi bangsa. "Perempuan itu harus memperoleh pendidikan yang baik, mendapat wawasan pranikah, ketika hamil hingga melahirkan harus tertangani dengan baik,” imbuhnya. Bupati Situbondo Dadang Wigiarto berharap, anggota dewan yang baru dapat bekerja dengan baik, dan mendukung semua program kerja Pemkab Situbondo. "Kami juga berharap, dalam melakukan tugas pengawasan lebih tajam lagi sehingga semakin membuka ruang terciptanya transparansi dalam pemerintah daerah yang saya pimpin," kata Dadang Wigiarto. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji dipimpin ketua Pengadilan Negeri (PN) Situbondo Tutik Ernawati, sekaligus secara simbolis menyematkan lencana dan menyerahkan SK kepada dua anggota DPRD Situbondo. Yaitu Umi Kulsum dari PKB dan Rudi Afianto dari PDIP. Terpilih sebagai Ketua DPRD Kabupaten Situbondo sementara, adalah Edy Wahyudi dari fraksi PKB. Edy Wahyudi ketua DPRD Situbondo sementara mengatakan, ada beberapa tugas sebagai ketua DPRD sementara. Di antaranya memimpin rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi, dan memfasilitasi pembuatan tata tertib. Sedangkan tugas yang terakhir adalah memfasilitasi pemilihan ketua definitf . “Sesuai ketentuan, pembentukan fraksi dan ketua definitif ini satu bulan harus selesai. Makanya, untuk mempercepat tugas sebagai ketua sementara, kami selalu melakukan koordinasi dengan fraksi dan pimpinan parpol,” kata Edi Wahyudi. Sekadar diketahui, perolehan kursi Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, PKB berada di posisi tertinggi dengan 13 kursi. Disusul PPP dengan 9 kursi, Gerindra 6 kursi, Golkar dan Demokrat sama-sama 5 kursi, PDIP 4 kursi, PKS 2 kursi dan Hanura hanya memperoleh 1 kursi. ]]> Ketua DPRD Trenggalek : Legislator Wajah Baru DPRD Mendatang Jangan Sekadar Penggembira! https://faktualnews.co/2019/08/21/ketua-dprd-trenggalek-legislator-wajah-baru-dprd-mendatang-jangan-sekadar-penggembira/158921/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 10:23:02 +0000 Suparni PB https://faktualnews.co/?p=158921 TRENGGALEK, FaktualNews.co-Sedikitnya terdapat 15 wajah baru, dari 45 calon anggota legislatif terpilih di DPRD Trenggalek periode 2019-2024, yang akan dilantik Senin (26/8/2019) mendatang. Penetapan anggota legislatif terpilih tersebut terhitung molor, karena ada salah satu partai politik yang mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun proses tersebut telah berjalan lancar. Parpol sendiri telah menerima hasil penghitungan surat suara ulang (PSSU) yang digelar KPUD. Samsul Anam Ketua DPRD Trenggalek mengatakan, untuk para calon legislatif terpilih dari hasil Pemilu 2019, telah ditetapkan. Diakui memang ada keterlambatan. Dengan adanya penetapan tersebut, Samsul menjelaskan, melihat kondisi yang ada, sekitar 35 persen merupakan wajah baru di DPRD. Dari 45 anggota ada 15 anggota wajah baru. Telah pula dilakukan penetapan sebagai sarana pelantikan, dengan rencana pelantikan Senin mendatang. "Sesuai siklus lima tahunan anggota DPRD baru harus segera dilantik dan membentuk alat kelengkapan di DPRD," terangnya. Samsul berharap, dengan adanya wajah baru di DPRD Trenggalek nanti, bukan hanya sebagai penggembira, namun juga sebagai penggerak dengan terus menjaga integritas lembaga. Jika dilihat, walaupun wajah baru mereka sudah mempunyai pengalaman mulai dari pendidikan, organisasi dan pengusaha bahkan memang sudah cukup layak untuk menduduki kursi legislatif. "Selain itu juga ada mantan alumni ketua cabang PMII, yang jika dilihat dari jam terbangnya sudah punya integritas dan idealisme, serta punya kemampuan mengaktualisasikan program jangka panjang untuk masyarakat," pungkasnya. ]]> Pelantikan Anggota DPRD Jombang Telan Dana Rp 166,5 Juta, Ini Daftar Namanya https://faktualnews.co/2019/08/21/pelantikan-anggota-dprd-jombang-telan-dana-rp-1665-juta-ini-daftar-namanya/158903/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 09:23:39 +0000 Beny Hendro https://faktualnews.co/?p=158903 JOMBANG, FaktualNews.co-Sebanyak 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih di Kabupaten Jombang dilantik di Gedung DPRD Kabupaten Jombang, Rabu (21/8/2019). Anggota dewan yang dilantik menggunakan pakaian sipil lengkap untuk pria, sedangkan wanita menggunakan pakaian nasional. Acara pelantikan anggota parlemen baru ini secara keseluruhan menelan anggaran Rp 166.500.000. Sedikitnya ada 500 undangan yang menghadiri acara pelantikan. Sekretaris DPRD Kabupaten Jombang, Pinto Windarto menjelaskan, pelantikan anggota DPRD Kabupaten Jombang periode 2019-2024 membacakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur. "Hari ini melantik 50 anggota DPRD Kabupaten Jombang periode 2019-2014. Sementara dari 50 kursi DPRD Jombang yang dilantik ada 26 orang dewan incumbent dan 24 orang yang new comer," ujarnya. Mengenai biaya pelantikan, Pinto Windarto menyebut angka Rp 166, 5 juta. “Sumber dana kita ambil dari APBD,” terangnya. Anggaran ini, sudah meliputi seragam anggota dewan terpilih, dua lencana emas seberat 5 gram dan 10 gram, konsumsi, dekorasi dan lain sebagainya. Berikut adalah nama-nama DPRD Kabupaten Jombang periode 2019-2024. PARTAI KEBANGKITAN BANGSA 1. KARTIYONO 2. M.MUHAIMIN ,S.Ag, S.Pd 3. H.MIFTAHUL HUDA,S.Ag 4. Hj.KHOLILAH 5. Hj.ERNA KUSWATI,SE 6. Hj. FATIMAH ZB 7. Dr.LULUK CYNTHIA WAHYUNI 8. H.MAS’UD ZUREMI 9. SUBUR,SH 10. SUBAIDI,M.Si PARTAI PDI PERJUANGAN 1. TOTOK HADI RISWANTO 2. Hj. SRI ENDAH WAHYUNINGSIH 3. DONNY ANGGUN, S.Sos 4. DORA MAHARANI 5. H.CHOIRUL ANAM,ST 6. SAMSUL HUDAH 7. H.MARSAID 8. LUSYE WIDIYANAWATI 9. WIWIN HIDAYATI , A.Md.RO 10. M.NAIM,SE PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN 1. DIDIT TRI SUPRIYANTO 2. JUNITA ERNA ZAKIYAH,SE 3. IFADHOTUL HASANAH,S.Ag 4. LUTFI KURNIAWAN 5. AHMAD FAKHIIRIL ALFAH 6. FARID ALFARISI 7. SUNARDI PARTAI GOLONGAN KARYA 1. Drs ANDIK BASUKI RAHMAT 2. ARIF SUTIKNO,SP 3. RAHMAT AGUNG SAPUTRA 4. H SUNARDI 5. Hj MAYA NOVITA PARTAI DEMOKRAT 1. M .SYARIF HIDAYATULLOH,ST,MMT 2. MULYANI PUSPITA DEWI,SE.MH 3. DIAN AYUNITA PRASTUMI 4. H.SUGIYOTO 5. HERI PURWANTO,SE.MSi PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA 1. H.MACHIN,SE,M.Si 2. IWAN TRISAKSONO 3. Dr.H.MACHWAL HUDA ,M.Si 4. AANG Z KUNAIFI PARTAI AMANAT NASIONAL 1. SAICHU,SE 2. H.DUKHA 3. ISMAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 1. MUSTOFA,ST 2. ROCHMAD ABIDIN,ST 3. HERI SANTOSO,ST PARTAI PERSATUAN INDONESIA 1. Drs.H.ACHMAD TOHARI 2. RETNO MARLIYANI 3. H.SUWANTO,SH ]]> Bapak-Anak dan Kakak-Adik di DPRD Jombang 2019-2024   https://faktualnews.co/2019/08/21/bapak-anak-dan-kakak-adik-di-dprd-jombang-2019-2024/158855/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 05:23:08 +0000 Muji Lestari https://faktualnews.co/?p=158855 JOMBANG, FaktualNews.co - Sebanyak 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih di Kabupaten Jombang hari ini dilantik, Rabu (21/8/2019). Ada catatan menarik pada profil anggota DPRD periode ini. Dari 50 anggota dewan tersebut, ada empat anggota yang memiliki hubungan keluarga . Dua orang merupakan bapak dan anak, dua orang lagi merupakan kakak dan adik. Adalah Andik Basuki Rahmat dengan Rahmat Agung Saputra, bapak dan anak yang berhasil mendapat kursi dari Partai Golkar. Andik dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jombang IV (Perak, Bandar Kedungmulyo, Gudo, Ngoro), sedangkan Rahmat Agung dari Dapil II (Diwek, Jogoroto, Sumobito). Andik merupakan wajah lama di DPRD Jombang. Pada periode sebelumnya Andik sudah menjadi anggota DPRD sementara anaknya, Rahmat Agung Saputra, merupakan pendatang baru. Angggota DPRD lain yang memiliki hubungan keluarga adalah Machwal Huda dan adiknya, Machin. Keduanya berangka dari Partai Gerindra. Machwal Huda, mantan komisioner KPUD,  dari Dapil Jombang III  (Mojowarno, Mojoagung, Bareng, Wonosalam), sedangkan Machin berangkat dari Dapil IV. Machwal Huda merupakan pendatang baru sementara adiknya, Machin,  sudah menduduki kursi DPRD Kabupaten Jombang sejak periode sebelumnya.   ]]> Persiapkan Rekrutmen CPNS 2019, Kota Blitar Anggarkan Rp 1 Miliar https://faktualnews.co/2019/08/21/persiapkan-rekrutmen-cpns-2019-kota-blitar-anggarkan-rp-1-miliar/158850/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 04:48:04 +0000 Meidian Dona Doni https://faktualnews.co/?p=158850 BLITAR, FaktualNews.co - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2019 Kota Blitar sudah disiapkan. Pemerintah Kota (Pemkot) sudah menganggarkan Rp 1 miliar untuk pelaksanaan rekrutmen ini. Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar, Kusno, mengatakan, penganggaran itu dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu pemerintah pusat secara resmi menjadwalkan rekrutmen. Dengan demikian, Pemkot siap setiap saat. Menurut Kusno, proses rekrutmen membutuhkan dana cukup besar. Biaya sudah harus dikeluarkan sejak mulai dari pembentukan panitia hingga penyewaan komputer untuk tes seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT). “Kita siapkan sekitar Rp 1 miliar. Jadi bila sewaktu-waktu ada informasi dari pusat kita tidak bingung lagi,” ungkap Kusno, Rabu (21/8/2019), Meski saat ini belum ada kejelasan informasi dari pemerintah pusat, dia yakin rekrutmen tetap ada meskipun jadwalnya mundur. Diperkirakan rekrutmen baru dimulai pada bulan Oktober mengingat pada rekrutmen tahun 2018 lalu juga berlangsung di bulan Oktober. “Sekarang ini masih di tahapan pengajuan formasi ke pusat. Ketentuannya saat ini 70 persen untuk P3K dan 30 persen untuk CPNS,” jelasnya. Diinformasikan sebelumnya BKD Kota Blitar menyetorkan 267 formasi ke pemerintah pusat. Jumlah itu dihitung dari jumlah PNS yang pensiun tahun 2018 dan tahun 2019 ini sejumlah 141 orang. Dalam rekrutmen PNS, pemerintah pusat menerapkan sistem zero growth atau pertumbuhan nol.   ]]> Pelantikan DPRD Situbondo, Ratusan Polisi Terapkan Pengamanan Sistem Berlapis https://faktualnews.co/2019/08/21/pelantikan-dprd-situbondo-ratusan-polisi-terapkan-pengamanan-sistem-berlapis/158845/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 04:36:17 +0000 Fatur Bari https://faktualnews.co/?p=158845 SITUBONDO, FaktualNews.co - Polres Situbondo menerjunkan 200 personel untuk mengamankan pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Situbondo periode 2019-2024 yang digelar di Gedung DPRD hari ini, Rabu (21/8/2019). Polisi menggunakan sistem berlapis dalam pengamanan tersebut. Pantauan FaktualNews.co di lapangan, kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Situbondo itu, dihadiri oleh Forkopimda, tokoh Agama, Pejabat Pemkab, Bawaslu, KPU dan para Pengurus Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Situbondo. Satu-persatu tamu yang masuk ke gedung diperiksa dengan menggunakan metal detector. Personel disebar di beberapa titik strategis, baik di dalam gedung maupun di luar gedung pelantikan. Selain itu, barang bawaan para tamu undangan juga tidak luput dari pemeriksaan petugas di pintu masuk. Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono mengatakan, sebelum kegiatan pelantikan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya  melaksanakan apel kesiapan anggota pengamanan. "Setelah apel, kami langsung melakukan sterilisasi ruangan yang akan digunakan pada saat pelantikan," ujar Awan Hariono, Rabu (21/8/2019). Menurutnya, untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara pelantikan, pihaknya  memasang alat security door atau pintu pengaman. Termasuk juga menggunakan alat metal detector untuk memastikan tidak ada alat mencurigakan yang dibawa masuk ke lokasi pelantikan. "Untuk pengamanan VIP kita gunakan alat metal detector di pintu masuk utama sebagai antisipasi terhadap barang-barang mencurigakan," kata Awan.   ]]> Berangkat Ikut Pelantikan, Anggota Dewan ini Diarak Ojek Online https://faktualnews.co/2019/08/21/berangkat-ikut-pelantikan-anggota-dewan-ini-diarak-ojek-online/158840/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Wed, 21 Aug 2019 04:19:12 +0000 Muhammad Hatta https://faktualnews.co/?p=158840 JEMBER, FaktualNews.co - Anggota DPRD Kabupaten Jember periode 2019 – 2024 mengangkat sumpah janji hari ini (Rabu, 21/8/2019) di ruang Rapat Paripurna Gedung Dewan Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ada pemandangan menarik sebelum acara dimulai. Salah seorang anggota DPRD terpilih, Agusta Jaka Purwana, datang ke gedung DPRD dengan dibonceng ojek online (Ojol) dan diikuti oleh puluhan ojol lainnya. Dia diarak sejak dari rumahnya di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates sampai ke gedung dewan. Usut punya usut, ternyata Agusta adalah salah seorang pembina komunitas ojek online Solid (Solidaritas Ojol Independen) di Jember. "Aksi yang tidak saya sangka ini dilakukan teman-teman sebagai bentuk apresiasi kepada kerja kita bersama. Saya salah satu pembina di komunitas Solid,” kata Agusta, Rabu (21/8/2019). Kordinator Solid, Catur Sulis menyatakan, selain sebagai apresiasi kepada Agusta, aksi yang dilakukan komunitasnya itu juga memberi pesan untuk nantinya lebih memperhatikan nasib Ojol dan ojek konvensional. "Kita mohon dibuatkan Perda yang menaungi ojek online dan saudara kita ojek konvensional, kita ingin sejahtera bersama-sama," ungkap Catur. ]]> Tinggal Beberapa Hari Tersisa, Pendaftar Wabup Trenggalek Belum Ada https://faktualnews.co/2019/08/20/tinggal-beberapa-hari-tersisa-pendaftar-wabup-trenggalek-belum-ada/158794/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Tue, 20 Aug 2019 16:41:16 +0000 Suparni PB https://faktualnews.co/?p=158794 TRENGGALEK, FaktualNews.co - Pembukaan pendaftaran kekosongan Wakil Bupati Trenggalek oleh panitia pemilihan (Panlih) DPRD, hingga saat ini masih kosong. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam. Menurut Samsul Anam, limit waktu pembukaan kemarin telah ditetapkan oleh Panlih yakni 45 hari. Namun sampai saat ini, belum ada pendaftar sesuai surat yang telah dikirim oleh Sekwan kepada partai pengusung. Sebab itu, kemarin memang telah dilaksanakan agenda untuk melaporkan hasil pembukaan kekosongan Wabup dari panitia pemilihan kepada DPRD. Sehingga proses tersebut sesuai dengan laporan tetap ditunggu hingga akhir masa jabatan ini. "Jika bisa dipercepat dan ada yang mendaftar, teman di DPRD menghendaki di dorong. Namun sepertinya juga tidak mungkin lagi karena sisa waktu yang tinggal beberapa hari ini," ungkapnya, Selasa (20/8/2019). Dijelaskan Samsul Anam, sesuai dari keputusan kemarin, pada rapat paripurna bahwa tugas Panlih menyiapkan dan tugas DPRD salah satunya memilih wakil bupati jika terjadi kekosongan. Maka dibentuklah Panlih dengan harapan nanti membentuk Panlih kembali setelah ditetapkannya anggota DPRD baru periode 2019-2024 nanti. "Untuk Panlih kemarin ditentukan hingga tanggal 24 Agustus mendatang. Maka ada tiga hari waktu tersisa sesuai Panlih yang telah terbentuk kemarin," pungkasnya. ]]> Anggota DPRD Terpilih Pertanyakan Gaji 7 Hari Usai Dilantik Hingga Akhir Agustus https://faktualnews.co/2019/08/20/anggota-dprd-terpilih-pertanyakan-gaji-7-hari-usai-dilantik-hingga-akhir-agustus/158737/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Tue, 20 Aug 2019 13:26:30 +0000 Agus Salam https://faktualnews.co/?p=158737 PROBOLINGGO, FaktualNews.co - Meski belum bekerja lantaran belum dilantik, anggota DPRD terpilih Kota Probolinggo, menyoal gaji. Mereka mempertanyakan gaji 7 hari di akhir bulan Agustus. Apakah diterima DPRD lama periode 2014-2019 atau DPRD baru periode 2019-2024. Pertanyaan tersebut dilontarkan salah satu anggota dewan terpilih. Menurutnya, gaji 7 hari terhitung tanggal 25 sampai 31 Agustus 2019 diterima anggota DPRD baru, bukan anggota DPRD lama, meski masuk bulan Agustus. Mengingat, anggota DPRD baru sudah aktif, sedang anggota DPRD lama, sudah purna tugas alias bukan lagi anggota DPRD, kecuali yang terpilih lagi. Lelaki yang namanya enggan disebut itu mengatakan, informasi yang didapat menyebut, kalau gaji 7 hari yang menjadi hak DPRD baru, sudah dibayarkan ke anggota dewan yang akan purna tugas, 24 Agustus 2019 bersamaan dengan pelantikan DPRD terpilih. Ia menyadari, kalau anggota DPRD digaji atau dibayar dulu sebelum bekerja, sama dengan PNS. Namun, perlu diperhatikan juga jumlah harinya. Jika bekerja satu bulan, mereka berhak menerima gaji satu bulan. Kalau anggota DPRD hanya bekerja 20 hari misalnya, maka gaji yang mereka terima tidak satu bulan. Tetapi 20 hari sesuai dengan jumlah hari kerja. "Anggota DPRD yang akan purna tugas itu, kan kerjanya sampai tanggal 24 Agustus. Gajinya ya 24 hari, bukan satu bulan," tandasnya. Sisa 7 hari tersebut adalah hak dari anggota dewan baru yang akan dilantik 24 Agustus mendatang. Karena merekalah yang meneruskan pekerjaan anggota dewan lama. Ia menyayangkan Sekwan yang telah memberikan hak anggota dewan baru ke DPRD lama. "Loh, sejak anggota DPRD baru dilantik, maka anggota DPRD lama sudah bukan wakil rakyat. Mengapa gaji kami diberikan ke mereka," pungkasnya. Terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset (DPPKA) Kota Probolinggo, Imanto, enggan berkomentar soal gaji DPRD tersebut. Mengingat, bukan domain dinas yang dipimpinnya. Menurutnya, DPPKA hanya sebagai penyalur anggaran ke setiap OPD. "Soal itu, bukan kewenangan kami. Jadi kami no comment," katanya sebelum meninggalkan gedung dewan usai mengikuti rapat banggar. Sementara itu, Plt sekretaris dewan (Sekwan) Warsito, membenarkan kalau gaji bulan Agustus sudah diterimakan atau dibayarkan ke 30 anggota DPRD sekarang. Sedang untuk anggota dewan baru, menerima gaji bulan September tanggal 1 September mendatang. “Aturannya, dihitung satu bulan. Bukan hitungan per hari. Jadi, meski dewan sekarang hanya bekerja 24 hari, gaji yang diterima ya, satu bulan," katanya singkat. ]]> Rapat Pengadaan Ambulance Tiap Kelurahan di Kota Probolinggo, Berlangsung Alot https://faktualnews.co/2019/08/20/rapat-pengadaan-ambulance-tiap-kelurahan-di-kota-probolinggo-berlangsung-alot/158715/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Tue, 20 Aug 2019 11:55:48 +0000 Agus Salam https://faktualnews.co/?p=158715 PROBOLINGGO, FaktualNews.co - Pembahasan anggaran pengadaan ambulance di setiap kelurahan di Kota Probolinggo, berlangsung alot. Bahkan, rapat badan anggaran (Banggar) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pada Selasa (20/8/2019) berlangsung sejak pagi hingga siang, dan akan dilanjutkan pukul 19.00 WIB. Usai rapat sekitar pukul 12.00 WIB, pimpinan Banggar dan sejumlah anggota tidak langsung bubar. Mereka melakukan pertemuan dengan beberapa OPD di ruang transit. Pimpinan Banggar sekaligus Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur mengatakan, pertemuan yang dilakukan usai rapat banggar tersebut untuk menyamakan persepsi. Saat ditanya hasilnya, Rudi begitu biasa disapa mengatakan, rapat banggar akan dilanjutkan nanti malam (malam ini). Kepada sejumlah wartawan, Rudi membantah kalau pihaknya dikatakan menolak pengadaan ambulance. "Siapa yang bilang menolak. Belum, rapat masih dilanjutkan nanti malam," tandasnya ke sejumlah wartawan. DPRD dalam rapat sebelumnya mempertanyakan kesiapan perangkat pendukung atau sarana dan prasarana perlengkapan ambulance. Seperti perawat, sopir dan tempat atau garasi ambulance. Menurutnya, Pemkot Probolinggo tidak hanya menyediakan ambulan di tiap kelurahan, tetapi harus perangkat sarana dan prasarana. "Kalau tidak ada pengemudinya, kan tidak jalan," tambahnya. Selain itu, pengadaan ambulance harus disertai dengan perekrutan perawat. Karena perawat akan mendampingi pasien saat di dalam ambulance. Harapannya, jika terjadi sesuatu dengan pasien di dalam ambulance, bisa segera teratasi. Tak kalah pentingnya, lanjut Rudi, tempat atau garasi ambulance. "Jadi menurut kami, semuanya harus dipersiapkan. Jangan hanya kendaraannya saja," ujarnya. Disebutkan, setiap ambulance minimal disediakan 3 perawat dan 3 pengemudi. Mengingat ambulance harus siap 24 jam. Dengan demikian, kata Rudi, Pemkot tidak hanya membeli atau mengadakan ambulance, tetapi harus juga merekrut perawat dan sopir. "Jadi kamu bukan menolak. Kalau memang program Pemkot untuk masyarakat, ya kami dukung. Ambulan ini kan untuk masyarakat, tapi monggo perangkat lain dipersiapkan," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Ray Suwigtiyo enggan berkomentar. Ia menyerahkan hal tersebut ke Plt Sekda Ahmad Sudiyanto. "Sampaian ke pak Sekda saja," ujar kepala Bappeda singkat. Sikap yang sama juga diperlihatkan Ahmad Sudiyanto. Plt Sekdakota tersebut enggan berkomentar dan buru-buru keluar dari gedung DPRD. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ninik Ira Wibawati membenarkan alokasi anggaran pengadaan ambulance pada anggaran perubahan (P-APBD) sebesar Rp 7 Miliar. Ia berterus terang, pihaknya belum menyediakan perawat dan pengemudi, seperti permintaan DPRD. "Sambil jalan saja. Secepatnya kami akan merekrut perawat dan pengemudi," katanya sebelum meninggalkan gedung dewan. ]]> Jadi Partai Pemenang, PKB Terima Kasih Kepada Masyarakat Lamongan https://faktualnews.co/2019/08/20/jadi-partai-pemenang-pkb-terima-kasih-kepada-masyarakat-lamongan/158710/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Tue, 20 Aug 2019 11:37:50 +0000 Ahmad Faisol https://faktualnews.co/?p=158710 LAMONGAN, FaktualNews.co - Meski secara nasional Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menduduki peringkat keempat. Namun pemilihan Legislatif di Kabupaten Lamongan, partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini sebagai partai pemenang. Sebagai partai pemenang, DPC PKB Lamongan mengucapkan terima kasih dan masih dipercaya warga Lamongan. Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur, sangat terima kasih pada masyarakat Lamongan. Pasalnya, pada Pemilu 2019 ini partai yang dipimpinnya menjadi partai pemenang Pemilu dengan meraih kursi terbanyak. "PKB mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Lamongan, yang mempercayakan hak pilih atau suaranya saat pileg 2019 diberikan kepada PKB, " ujar Abdul Ghofur, yang di pastikan akan menduduki kursi Ketua DPRD Lamongan itu Selasa (20/9/2019). Ketua Partai berlambang bumi dikelilingi bintang ini berjanji. Dengan kemenangan ini PKB Lamongan akan berkomitmen untuk membangun Lamongan lebih baik. “PKB berkomitmen membangun Lamongan lebih baik, “tandasnya. Sementara itu, perolehan kursi di DPRD Kabupaten Lamongan tahun ini, diantaranya adalah  PKB mendapat sebanyak 10 kursi, Dermokrat sembilan kursi, PDIP mendapat sebanyak delapan kursi,  PAN mendapat sebanyak tujuh kursi. Golkar sebanyak enam kursi, Gerinda sebanyak empat kursi, PPP mendapat sebanyak tiga kursi, Partai Hanura sebanyak satu kursi, Nasdem satu kursi, dan Perindo mendapat satu kursi .   ]]> Dijamin Keamanannya, Mahasiswa Papua di Jombang Mengaku Lega, Minta Warga Papua Tak Terprovokasi https://faktualnews.co/2019/08/20/dijamin-keamanannya-mahasiswa-papua-di-jombang-megaku-lega-minta-warga-papua-tak-terprovokasi/158688/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Tue, 20 Aug 2019 09:34:49 +0000 Muji Lestari https://faktualnews.co/?p=158688 JOMBANG, FaktualNews.co-Jaminan keamanan yang diberikan polisi membuat para mahasiswa asal Papua di Jombang, Jawa Timur, bernafas lega. Mereka juga mengaku tidak terpengaruh dengan insiden yang sempat terjadi di Surabaya dan Malang, yang melibatkan mahasiswa bumi cendrawasih ini, Selasa (20/8/2019). "Kami lega, kami tidak takut, tidak kecewa karena kami dilindungi di sini (Jombang)," ujar Natalia Mesake, mahasiswa Stikes Dian Husada Jombang, usai silaturahmi dengan Forkopimda dan tokoh agama Jombang, di warung Palem Asri. Insiden di Surabaya dan Malang itu sendiri sempat menimbulkan kerusuhan di sejumlah daerah di Papua. Namun, Natalia dan pada mahasiswa lainya menegaskan tidak akan terprovokasi dengan kejadian tersebut. Pasca insiden tesebut, Natalia mengaku sudah melakukan kontak telepon dengan keluarganya yang ada di Papua. Dia juga meminta kepada mahasiswa dan masyarakat di Papua agar tetap menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). "Kami di sini tetap melanjutkan kuliah kami. Saya berharap saudara-saudara saya asal Papua dan yang di Papua tidak terpengaruh dengan lingkungan, agar situasi tidak semakin panas," harapnya. Tutut Reszky Indah Purnama, juga mahasiswi asal Papua di Jombang, mengatakan, kerusuhan atau insiden yang terjadi di beberapa daerah merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin memecah belah NKRI. "Sebenarnya miris juga mendengar berita tersebut. Namun kami di Jombang saat ini dalam kondisi aman dan damai untuk menyelesaikan studi di Kabupaten Jombang," ujarnya saat acara Silaturahmi dengan Forkopimda  Jombang. Tutut menyebutkan, keamanan dan kenyamanan yang didapatkan di Kabupaten Jombang karena besarnya rasa toleransi antarumat beragama. Sehingga merasa tak jauh dari kehidupannya di Merauke. "Di sana juga sama rasa toleransi juga tinggi, karena masyarakat di Merauke terdiri dari berbagai macam etnis dari luar Papua. Baik itu muslim maupun nonmuslim," imbuhnya. Hal senada diutarakan, Herlina Maria Cristina Jiron, mahasiswa asal papua. Dia mengatakan selama menempuh pendidikan di Kabupaten Jombang tidak ada hal-hal berbau rasisme dialami olehnya. "Kehidupan di sini juga sangat baik sehingga kami merasa tidak jauh dari rumah karena suasana toleransi nya juga sama," tegasnya Ia menambahkan di kampus tempat ia menyelesaikan studi terdapat sekitar 20 orang mahasiswa asal Papua, 10 di antaranya berasal dari Merauke dan selebihnya berasal dari Sorong. "Mereka juga sama tidak ada masalah ketika menyelesaikan studi di Kabupaten Jombang," pungkasnya. ]]> KPUD Pastikan DPRD Lamongan Bakal Dilantik Sabtu Depan https://faktualnews.co/2019/08/20/kpud-pastikan-dprd-lamongan-bakal-dilantik-sabtu-depan/158668/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Tue, 20 Aug 2019 08:59:29 +0000 Ahmad Faisol https://faktualnews.co/?p=158668 LAMONGAN, FaktualNews.co – Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Lamongan periode 2019 – 2024 dipastikan akan digelar pada Sabtu, 24 Agustus 2019. Demikian disampaikan Ketua  KPUD Lamongan, Mahrus Ali di kantornya, Jalan Basuki rahmat Lamongan. Selasa (20/08/2019). "Usai melaksanakan tahapan penetapan anggota dewan hasil Pemilu 2019, KPUD selanjutnya menyelenggarakan pelantikan yang akan digelar pada 24 Agustus mendatang,” kata Mahrus. Menurut Mahrus, KPUD Lamongan sudah melakukan koordinasi dengan pihak Sekretariat Dewan (Setwan) terkait teknis pelantikan. "Teknis Pelantikan anggota DPRD Lamongan menjadi kewenangan Setwan dan Gubernur Jatim," ungkap Mahrus. Sementara, Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa menuturkan, jadwal pelantikan yang diterimanya untuk Lamongan adalah 24 Agustus mendatang. "Kami masih menunggu SK Gubernur Jatim untuk pemberhentian dan peresmian anggota DPRD dan sudah menggelar rapat koordinasi dengan OPD terkait," aku Aris. Koordinasi lintas OPD itu, dilakukan untuk mengkoordinasi semua hal mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas, parkir dan teknis keprotokolannya. Sebelumnya KPUD Lamongan telah melakukan Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Jadi di DPRD. Dalam Surat KP tertanggal  17 Juli 2019 tersebut PKB mendapat 10 kursi, Dermokrat 9, PDIP 8,  PAN 7, Golkar 6, Gerinda 4, PPP 3 Hanura 1, Nasdem 1, dan Perindo 1.   ]]> Adem Ayem, 5 Hari Jelang Pelantikan Anggota DPRD Kota Probolinggo https://faktualnews.co/2019/08/19/adem-ayem-5-hari-jelang-pelantikan-anggota-dprd-kota-probolinggo/158539/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Mon, 19 Aug 2019 16:17:49 +0000 Agus Salam https://faktualnews.co/?p=158539 PROBOLINGGO, FaktualNews.co - Sikap Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Probolinggo, yang adem-ayem dalam menyikapi pelantikan DPRD terpilih, disayangkan sebagian anggota dewan yang akan dilantik. Padahal, pelantikan tinggal 5 hari lagi yakni, tanggal 24 Agustus mendatang. Disebutkan, hingga kini seragam anggota DPRD yang dilantik belum diterima. Tak hanya itu, mereka juga belum menerima undangan persiapan pelaksanaan pelantikan. Berbeda dengan kondisi dewan baru di Kabupaten Probolinggo, meski akan dilantik di minggu ketiga bulan September, namun sudah dikumpulkan oleh Sekwan setempat. Hal tersebut diungkap salah satu anggota dewan terpilih, Senin (19/8/2019) siang. Pria yang enggan namanya ditulis ini menyayangkan, hingga kini belum ada pertemuan dengan sekwan. Padahal, pertemuan tersebut amat penting. "Ya, harus diundang. Kalau tidak dijelaskan, saat pelantikan nanti, kita akan kebingungan. Kan sebelum dilantik ada gladi bersih," tandasnya. Tak hanya itu, ia juga menyayangkan, hingga sekarang belum menerima seragam. Harusnya, jauh hari sebelum pelantikan, seragam yang difasilitasi pemerintah, sudah dikirim ke 30 anggota dewan. Agar, anggota dewan baru memiliki kesempatan ngecek. "Kalau diserahkan mendekati pelantikan. Jika ada apa-apa bagaimana. Misalnya, seragamnya kekecilan atau kebesaran. Atau ada yang tidak beres," pungkasnya. Terpisah, Plt Sekwan Warsito mengatakan, belum menyerahkan seragam anggota dewan terpilih, karena memang belum ada penyerahan dari pihak penggarap. Sehingga, belum mengetahui apakah 2 setel jas seragam anggota dewan baru selesai atau tidak. Mengingat, hingga saat ini pihaknya belum menghubungi rekanannya. "Kami memang belum menghubungi. Karena belum waktunya," tandasnya. Sesuai perjanjian, jas yang dimaksud selesai tanggal 22 Agustus 2019, yakni satu bulan dari perjanjian kontrak. Pihaknya menandatangani kontrak pengadaan jas tanggal 22 Juli, sesaat setelah KPU menetapkan dewan terpilih. Dengan demikian, jas akan diserahkan tanggal 22 Agustus mendatang oleh pembuatnya. "Prosesnya memang seperti itu. Karena belum waktunya, kami tidak nanya," tambahnya. Tentang pertemuan dengan DPRD yang akan dilantik, Warsito menyebut, belum bisa dilakukan. Sebab, saat ini Pimpinan DPRD menggelar rapat bersama pimpinan Fraksi dan Komisi. Selasa besok, akan dilanjutkan rapat Banmus (Badan Musyawarah) yang membahas soal pelantikan dewan baru. "Setelah rapat Banmus, kami akan mengundang mereka. Kami menunggu perintah. aturannya seperti itu. Bukan sekwan yang ngatur pelantikan, tetapi DPRD yang sekarang. Kami sebagai pelaksana. Yang membuat aturan bapak-bapak di DPRD," pungkasnya. ]]> Pasar Rakyat Resmi Dibuka, Meriahkan HUT Trenggalek Ke-825 https://faktualnews.co/2019/08/19/pasar-rakyat-resmi-dibuka-meriahkan-hut-trenggalek-ke-825/158528/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Mon, 19 Aug 2019 15:55:40 +0000 Suparni PB https://faktualnews.co/?p=158528 TRENGGALEK, FaktualNews.co - Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Trenggalek Ke-825, pada 31 Agustus 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menggelar Pasar Rakyat. Pasar rakyat yang akan diselenggarakan selama 10 hari kedepan dimulai Senin hingga Sabtu (19-29) Agustus 2019, telah resmi dibuka oleh Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin. Pasar rakyat diikuti sebanyak 300 stand dan 80 PKL, dengan memprioritaskan UMKM Trenggalek sendiri. Selain itu, PKL diberikan tempat sendiri untuk ikut menyemarakkan pesta rakyat. Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin mengatakan, memang tidak ada yang berbeda bahkan hampir sama dengan pasar rakyat di tahun sebelumnya. Namun, Pemkab sendiri dalam pelaksanaan kali ini meminta untuk porsi di UMKM Kabupaten Trenggalek lebih diutamakan. "Memang untuk UMKM diprioritaskan. Namun kita juga memberikan tempat kepada PKL. Apalagi selama ini ada gelaran pasar rakyat, maka tetap berjualan di dalam Alun-alun," ungkap Arifin, Senin (19/8/2019) Arifin juga menyampaikan, karena PKL tidak ada spot tersendiri di Alun-alun, sehingga untuk pasar rakyat saat ini diberikan spot di Alun-alun. Ia juga menuturkan, jika sempat berbincang bersama PKL. Dikatakannya, bahwa penghasilan dari pesta rakyat ini mampu tiga kali lipat dibanding mereka berjualan di luar kawasan Alun-alun. "Sehingga dengan adanya pasar rakyat ini sangat bisa membantu. Meski terselenggaranya hanya 10 hari kedepan. Kendati demikian, dipastikan hingga 30-31 Agustus tetap banyak pedagang. Karena masih ada pelaksanaan kegiatan jaranan dan di malam puncak ada juga pagelaran wayang kulit," terangnya. Ditambahkan Arifin, dengan digelarnya pasar rakyat ini diharapkan, semua yang membuka lapak bisa meningkat penghasilannya. "Kami juga mengimbau bahwa para pengunjung harus selektif dalam membeli. Selain itu, jika warga belanja di lapak milik Trenggalek, maka dipastikan dapat memutar perekonomian pada pelaksanaan pasar rakyat ini," pungkasnya. ]]> Didemo Ribuan Santri, Dewan Sebut Rekom Berisi Saran Terkait Pop City dan Cafe 888 https://faktualnews.co/2019/08/19/didemo-ribuan-santri-dewan-sebut-rekom-berisi-saran-terkait-pop-city-dan-cafe-888/158500/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Mon, 19 Aug 2019 15:15:39 +0000 Arief Anas https://faktualnews.co/?p=158500 PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Selain berlangsung tertib di depan kantor Walikota Probolinggo, aksi ribuan santri di depan gedung wakil rakyat juga berlangsung tertib dan aman. Perwakilan pendemo diterima pimpinan DPRD. Mereka kemudian mendapat salinan rekomendasi DPRD yang dikirim ke Pemkot. Kepada wartawan, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Agus Rudiyanto Ghaffur membantah, kalau pihaknya merekomendasi, agar Walikota membuka kembali tempat karaoke Pop City dan Cafe 888. Menurutnya, isi surat rekomendasi DPRD yang dikirim ke Pemkot berisi saran. Diantaranya, Pemkot hendaknya segera merespon surat yang disampaikan Pop City Karaoke Keluarga dan Cafe 888. Dengan harapan, kedua tempat hiburan yang tidak diperpanjang izin operasionalnya diberi kesempatan beraudiensi dengan Walikota, agar aspirasinya tersampaikan. Isi rekomendasi berikutnya, Pemkot hendaknya memperhatikan dan mencarikan solusi nasib Karyawan Pop City dan Cafe 888 yang izin operasionalnya tidak diperpanjang sejak 7 Juli 2019 lalu. Sedang rekomendasi ketiga, diharapkan Walikota mengkaji kembali kebijakannnya, yang telah tidak memperpanjang izin tempat hiburan Karaoke Keluarga Pop City, dan Cafe 888. Mengingat, kebijakan Walikota tidak sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Penataan, Pengawasan dan Pengendalian Usaha Tempat Hiburan. "Kami tidak menyebut agar Walikota membuka kembali dua tempat karaoke tersebut," tandasnya. ]]> Evaluasi Pemilu Serentak, KPU Situbondo Perbaiki Penyusunan DPT https://faktualnews.co/2019/08/19/evaluasi-pemilu-serentak-kpu-situbondo-perbaiki-penyusunan-dpt/158493/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Mon, 19 Aug 2019 15:00:10 +0000 Arief Anas https://faktualnews.co/?p=158493 SITUBONDO, FaktualNews.co – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Situbondo, yang diagendakan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo, Jawa Timur, akan melakukan perbaikan terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ketua KPU Situbondo, Marwoto mengaku, proses pemutakhiran data pemilih untuk pelaksanaan Pemilukada pada tahun 2020 mendatang, tidak sama dengan Pemilu serentak yang berlangsung pada April 2019 lalu, sebab regulasinya berbeda. "Pemilu serentak dan pilkada regulasinya berbeda. Jadi nanti untuk Pilkada, penyusunan data berawal dari daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) yang akan disingkronkan dengan DPT kemarin dan kita lakukan pengayaan," kata Marwoto, usai menjadi narasumber pada evaluasi Pemilu serentak tahun 2019, Senin (19/8/2019). Menurutnya, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk pelaksanaan Pilkada Situbondo tahun 2020 mendatang, akan diterima KPU dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten pada semester kedua di tahun 2019. "Sesuai jadwal, Dispendukcapil akan menyerahkan DP4 pada semester kedua tahun 2019 ini," bebernya. Marwoto menjelaskan, anggaran KPU untuk penyelenggaraan Pilkada Situbondo mencapai Rp 35,9 Miliar. Dia berharap, angka tersebut dikabulkan Pemkab Situbondo, mengingat jumlah tersebut sudah melalui kajian KPU RI. "Tanggal 1 Oktober 2019 kita sudah harus melakukan proses nota penyusunan dana hibah. Paling tidak sebelum 19 Oktober dana pilkada sudah diputuskan," ujarnya. Namun, untuk target partisipasi pemilih, KPU menargetkan minimal bisa mempertahankan perolehan partisipasi pemilih pada saat Pemilu serentak pada April 2019 lalu. Pada pemilu serentak tersebut partisipasi pemilih mencapai 83,6 persen. Bahkan, partisipasi pemilih di Kabupaten Situbondo menempati ranking tiga di Jawa Timur. "Paling tidak bisa mempertahankan yang kemarin. Oleh karenanya, sinergitas harus kita bangun baik dengan Bawaslu dan masyarakat," tandasnya. Sementara itu, Komisioner Bawaslu Situbondo, Farid menyatakan, persoalan pemutakhiran data pemilih salah satunya diakibatkan karena kehadiran regulasi berubah-ubah, termasuk persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Untuk pemutakhiran data pemilih, mulai dari penetapan DPT, sampai DPT tambahan, tak kunjung selesai. Namun, masih ada pemilih yang tidak bisa memberikan hak pilihnya karena tidak tercatat dalam DPT," kata Farid dalam acara Evaluasi Pemilu serentak, Menurutnya, sinergitas KPU dan Bawaslu Situbondo harus terjalin dengan baik, agar permasalahan yang timbul seperti pemutakhiran data pemilih bisa diatasi dengan baik. Pantauan FaktualNews.co di lapangan, dalam melakukan evaluasi Pemilu serentak Tahun 2019, KPU Situbondo melibatkan mantan anggota KPK, Dispendukcapil, Kesbanglinmaspol, Bawaslu, tokoh masyarakat, dan mantan Bawaslu di tingkat kecamatan di Kabupaten Situbondo. ]]> Partai Golkar Trenggalek Rapat Pleno, Tentukan Tiga Figur Calon Pimpinan DPRD https://faktualnews.co/2019/08/19/partai-golkar-trenggalek-rapat-pleno-tentukan-tiga-figur-calon-pimpinan-dprd/158467/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Mon, 19 Aug 2019 13:25:44 +0000 Suparni PB https://faktualnews.co/?p=158467 TRENGGALEK, FaktualNews.co - Fraksi Partai Golkar Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menggelar rapat pleno penetapan calon pimpinan DPRD Trenggalek, periode 2019-2024, Senin (19/8/2019). Rapat pleno di gedung Golkar Trenggalek tersebut, dihadiri Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Sumanjuntak dan Ketua bidang Organisasi, Sekretaris bidang Kaderisasi, Ketua bidang Hukum DPD Golkar Jatim serta Ketua, pengurus dan kader-kader DPD Golkar Trenggalek. Sekretaris DPD Golkar Trenggalek, Miklasiati mengatakan, dalam menentukan tiga figur calon pimpinam DPRD Trenggalek, sebelumnya telah melalui proses dari tim Pansel yang dibentuk oleh DPD Trenggalek. Setelah melalui proses tersebut, ada indikator yang hasilnya diplenokan untuk menentukan tiga figur calon pimpinan DPRD. "Tiga figur calon pimpinan DPRD yang sudah ditentukan itu nanti, akan diajukan ke DPD Provinsi, kemudian dikirim ke DPP. Di DPP ini nanti yang menentukan siapa calonnya," terangnya. Disampaikan Miklasiati, dari ketiga calon pimpinan yang ditentukan, satu diantaranya nanti terpilih menjadi pimpinan di DPRD Trenggalek periode 2019-2024. "Tiga nama figur calon pimpinan yang sesuai kriteria dan telah disetujuai oleh DPD Golkar Kabupaten Trenggalek yakni, Arik Sri Wahyuni, Nurwahyudi dan Sunarkun," imbuhnya. Miklasiati juga menuturkan, terkait kehadiran DPD Provinsi Jatim dalam agenda ini, punya kewajiban untuk mengetahui proses pleno penetapan tiga calon pimpinan DPRD yang diajukan.itu memang benar-benar demokratis. "Kehadiran DPD Provinsi Jatim ini untuk memastikan, bahwa prosesnya memang benar-benar demokratis," imbuhnya. Ditambahkan Miklasiati, pada Pemilu Legislatif 2019 kemarin, Partai Golkar Kabupaten Trenggalek memperoleh 6 kursi DPRD. Dan suara terbanyak adalah Arik Sri Wahyuni. "Kami berharap kedepan, siapapun nantinya yang dipilih oleh DPP menjadi pimpinan DPRD Trenggalek, bisa menjalankan amanah yang diemban," pungkasnya. ]]> Gladi Pelantikan Anggota DPRD Sidoarjo Terpilih Dihadiri Seluruh Anggota https://faktualnews.co/2019/08/19/gladi-pelantikan-anggota-dprd-sidoarjo-terpilih-dihadiri-seluruh-anggota/158436/?utm_source=rss_feed&utm_medium=CAPING&utm_campaign=content_distribution Mon, 19 Aug 2019 12:20:22 +0000 Nanang Ichwan https://faktualnews.co/?p=158436 SIDOARJO, FaktualNews.co-Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Sidoarjo Dr Yapi akan memandu sumpah jabatan kepada anggota DPRD Sidoarjo terpilih periode 2019-2024 yang bakal dilantik pada Rabu (21/8/2019) mendatang. "Proses pelantikan 50 anggota DPRD Sidoarjo terpilih periode 2019-2024 ini dimulai pukul 09.00 WIB, pada Rabu (21/8/2019) lusa di ruang rapat paripurna," ucap Sekretaris DPRD Sidoarjo, Siswadji Abidin usai gladi bersih pelantikan, Senin (19/8/2019). Siswadji Abidin mengaku, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan akan dipandu langsung Ketua PN Sidoarjo. Pantauan lokasi, mayoritas anggota dewan terpilih hadir mengikuti acara gladih bersih tersebut, termasuk pimpinan sementara DPRD Sidoarjo 2019-2024, yakni Usman asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Suyarno asal PDI Perjuangan (PDIP). Keduanya duduk di kursi pimpinan sebagai anggota dewan lalu diikuti dewan terpilih lainnya usai gladi bersih pengucapan sumpah yang dipandu oleh mantan Wakil Ketua PN Bekasi itu. ]]>