FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Wayang Topeng Jatiduwur, Kesenian Asli Jombang Yang Terlupakan

Berita Foto, Unik, Wisata   Jurnalis:
Wayang Topeng Jatiduwur adalah salah satu dari kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Jombang yang kondisinya saat ini bisa dikatakan redup tapi tak mati. Kesenian yang konon lahir pada jaman Majapahit ini berasal dari sebuah kecamatan yang terletak di sebelah selatan sungai brantas.Sebuah desa dipinggir sungai brantas, Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Harta karun budaya – Wayang Topeng Jatiduwur adalah salah satu dari kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Jombang yang kondisinya saat ini bisa dikatakan redup tapi tak mati. Kesenian yang konon lahir pada jaman Majapahit ini berasal dari sebuah kecamatan yang terletak di sebelah selatan sungai brantas.Sebuah desa dipinggir sungai brantas, Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Warisan budaya - Topeng Jatiduwur berjumlah 33 buah dan masih terawat dengan baik di rumah Mbah Hj. Sumarni yang diyakini sebagai keturunan keenam pewaris Topeng Jatiduwur.

Warisan budaya – Topeng Jatiduwur berjumlah 33 buah dan masih terawat dengan baik di rumah Mbah Hj. Sumarni yang diyakini sebagai keturunan keenam pewaris Topeng Jatiduwur. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Asli Jombang - Seluruh penari lengkap dengan topeng dan kostum pewayangan mengikuti penuturan Dalang. Inilah yang boleh jadi menjadi sebuah keistimewaan Tari Wayang Topeng Jatiduwur diluar seluruh estetika yang ada. Kesesuian gerak panari dan penuturan Dalang merupakan suatu kohesi yang menakjubkan.

Asli Jombang – Seluruh penari lengkap dengan topeng dan kostum pewayangan mengikuti penuturan Dalang. Inilah yang boleh jadi menjadi sebuah keistimewaan Tari Wayang Topeng Jatiduwur diluar seluruh estetika yang ada. Kesesuian gerak panari dan penuturan Dalang merupakan suatu kohesi yang menakjubkan. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Masih terawat - Pada waktu-waktu tertentu, utamanya 1 Syuro, seluruh topeng diruwat dan diupacarai sesuai dengan tradisi yang sebelumnya pernah dilakukan.

Masih terawat – Pada waktu-waktu tertentu, utamanya 1 Syuro, seluruh topeng diruwat dan diupacarai sesuai dengan tradisi yang sebelumnya pernah dilakukan. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Ditanggap - Kesenian wayang topeng Jatiduwur biasanya ditanggap oleh orang-orang yang punya nadzar

Ditanggap – Kesenian wayang topeng Jatiduwur biasanya ditanggap oleh orang-orang yang punya nadzar. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


 


Dalang - Dalam pertunjukkannya melibatkan beberapa pemain/ wayang orang yang bertopeng dan seorang dalang serta para pengrawit.

Dalang – Dalam pertunjukkannya melibatkan beberapa pemain/ wayang orang yang bertopeng dan seorang dalang serta para pengrawit. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Dalang - Dalam pertunjukkannya melibatkan beberapa pemain/ wayang orang yang bertopeng dan seorang dalang serta para pengrawit.

Dalang – Dalam pertunjukkannya melibatkan beberapa pemain/ wayang orang yang bertopeng dan seorang dalang serta para pengrawit. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Cerita panji - Lakon yang diangkat senantiasa merujuk pada cerita Panji, sebab wayang topeng Jatiduwur memang menjadi bagian dari budaya Panji yang berkembang di beberapa daerah, salah satunya di Jombang.

Cerita panji – Lakon yang diangkat senantiasa merujuk pada cerita Panji, sebab wayang topeng Jatiduwur memang menjadi bagian dari budaya Panji yang berkembang di beberapa daerah, salah satunya di Jombang. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


Cerita panji - Lakon yang diangkat senantiasa merujuk pada cerita Panji, sebab wayang topeng Jatiduwur memang menjadi bagian dari budaya Panji yang berkembang di beberapa daerah, salah satunya di Jombang.

Cerita panji – Lakon yang diangkat senantiasa merujuk pada cerita Panji, sebab wayang topeng Jatiduwur memang menjadi bagian dari budaya Panji yang berkembang di beberapa daerah, salah satunya di Jombang. (foto Luhur Wijaya/faktualnews.co)


 

Editor: Luhur Wijaya