Nasional

Menhan Larang Nelayan Indonesia Melintas Perairan Sabah Malaysia

Ilustrasi

 

BANDUNG, faktualnews.co – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacuddu kembali mengingatkan bahwa pihaknya melarang para nelayan ataupun nakhoda kapal melintasi perairan Sabah, Malaysia, demi keselamatan mereka. Hal itu setelah terjadi kembali penculikan dua nelayan WNI di perairan tersebut.
“Jangan berulang-ulang, memangnya kerjaan cuma menyelamatkan. Masih banyak kerjaan lain,” ujar Ryamizard seperti dikutip dari kompas.com di hanggar final assy fixed wing PTDI, Kota Bandung, Jumat (25/11).

Dia mengatakan sudah sering memperingatkan agar para nelayan Indonesia tidak melintasi jalur tersebut. Menurutnya, jalur tersebut rawan tindak kejahatan maritim karena sudah sering terjadi penculikan.

“Saya tuh kesal, berulang-ulang sudah saya bilang jangan ke sana, jangan ke sana, eh malah ke sana lagi,” terang Ryamizard.

Ryamizard mengatakan, meski sudah diperingatkan, para nelayan kerap membandel dan tetap pergi ke perairan Sabah. “Seperti punya anak, kita terus bilang jangan main di jalan, nanti ketabrak,” ucapnya.

Meski demikian, Ryamizard memastikan pihaknya akan tetap menyelamatkan dua nelayan tersebut. “Walaupun kesal, kita berusaha selamatkan,” pungkasnya.(kom/rep)